Antisipasi Bencana, BPBD Bekasi Bangun Posko di Wilayah Rawan Banjir
Minggu, 04 Desember 2022 - 06:41 WIB
loading...
BPBD Kabupaten Bekasi bangun posko di wilayah rawan banjir. Foto/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mendirikan posko bencana di sejumlah wilayah potensi rawan banjir. Hal itu untuk mengantisipasi tingginya intensitas hujan beberapa hari ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan posko-posko itu didirikan untuk meminimalisir risiko saat terjadi banjir sekaligus bentuk kesiapsiagaan menghadapi beragam potensi bencana lain.
”Sudah kami dirikan posko bencana terutama di wilayah rawan banjir seperti di area bantaran Sungai Citarum, Ciherang, dan Sungai Cibeet. Kami terus melakukan monitoring ke lokasi-lokasi rawan itu,” kata Muchlis, Minggu (4/12/2022).
Dia meminta masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran sungai untuk turut aktif memantau kondisi ketinggian muka air mengingat intensitas hujan dapat mengakibatkan air sungai meluap hingga merendam permukiman warga.
”Apabila ada informasi air mulai naik atau banjir, masyarakat agar melakukan evakuasi mandiri dulu. Apabila kondisi banjir masif, tim BPBD akan turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” katanya.
BPBD Kabupaten Bekasi tetap dalam kondisi siap siaga meskipun sebagian personel saat ini ikut membantu penanggulangan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Baca juga: Banyak Tanggul Jebol Jadi Penyebab Banjir Bekasi dan Karawang
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan posko-posko itu didirikan untuk meminimalisir risiko saat terjadi banjir sekaligus bentuk kesiapsiagaan menghadapi beragam potensi bencana lain.
”Sudah kami dirikan posko bencana terutama di wilayah rawan banjir seperti di area bantaran Sungai Citarum, Ciherang, dan Sungai Cibeet. Kami terus melakukan monitoring ke lokasi-lokasi rawan itu,” kata Muchlis, Minggu (4/12/2022).
Dia meminta masyarakat khususnya yang tinggal di bantaran sungai untuk turut aktif memantau kondisi ketinggian muka air mengingat intensitas hujan dapat mengakibatkan air sungai meluap hingga merendam permukiman warga.
”Apabila ada informasi air mulai naik atau banjir, masyarakat agar melakukan evakuasi mandiri dulu. Apabila kondisi banjir masif, tim BPBD akan turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” katanya.
BPBD Kabupaten Bekasi tetap dalam kondisi siap siaga meskipun sebagian personel saat ini ikut membantu penanggulangan bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Baca juga: Banyak Tanggul Jebol Jadi Penyebab Banjir Bekasi dan Karawang
Lihat Juga :