Kelas SDN Bantarjati 9 Ambruk, Bima Arya Evaluasi Massal Disdik Bogor

Rabu, 30 November 2022 - 15:03 WIB
loading...
Kelas SDN Bantarjati...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengecek perbaikan ruang kelas ambruk di SDN Bantarjati 9, Kota Bogor, Rabu (30/11/2022). Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akan mengevaluasi besar-besaran Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Disdik Kota Bogor dinilai lamban terkait penanganan ruang kelas SDN Bantarjati 9 yang ambruk beberapa waktu lalu.

"Saya akan evaluasi Disdik keseluruhan. Kabid-Kabidnya terutama yang langsung bertanggung jawab kepada fisik sekolah. Kalau tidak mampu nggak usah jadi Kabid," tegas Bima, Rabu (30/11/2022).

Disdik sudah sering diingatkan untuk jemput bola dan audit semua fisik bangunan sekolah di Kota Bogor. Termasuk mengecek bangunan ruang kelas yang ambruk di SDN Bantarjati 9.
Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang, Tembok Sekolah Ambruk Timpa 5 Mobil di Tangsel

"Saya minta dicek lagi semuanya karena direnovasi terakhir tahun 2004. Saya tidak mau ada lagi ada laporan kelas ambruk karena kelalaian Disdik," katanya.

Disdik harus lebih cepat menangani apabila ada laporan bangunan sekolah rusak atau lainnya. Sebab, bangunan ambruk bisa berakibat fatal dan membahayakan nyawa siswa dan guru.

"Disdik harus buat aplikasi langsung jadi begitu ada persoalan foto atau cek langsung dari online kondisinya seperti apa. Saya akan evaluasi besar-besaran, saya tidak mau ada lagi ruang sekolah ambruk karena ini masalah nyawa," ujar Bima.

Terkait perbaikan ruang kelas ambruk di SDN Bantarjati 9 sudah dimasukkan ke anggaran tahun 2023. Sementara ini, pihak sekolah mengatur jam belajar siswa dengan kelas yang ada.

"Ibu kepala sekolah mengatakan bisa diatur dibagi ruang kelasnya dan ini kan langsung dianggarkan di 2023. Rp200 juta untuk perbaikan," ucapnya.

Atap ruang kelas SDN Bantarjati 9 di Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor ambruk dua kali pada 19 November dan 25 November 2022. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini.

Diduga penyebabnya karena kondisi sudah lapuk. Tak hanya itu, curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu ini juga membuat atap cepat ambruk.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Kemendagri Canangkan...
Kemendagri Canangkan Satpol PP sebagai Pelopor Gerakan Indonesia Asri
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Rekomendasi
Solusi Tepat Menghadapi...
Solusi Tepat Menghadapi Situasi Mendadak dalam Perjalanan Bisnis
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved