Khofifah Kerahkan Tim RHA dan DMT Bantu Korban Gempa Cianjur
Selasa, 29 November 2022 - 08:07 WIB
loading...
A
A
A
Khofifah menambahkan, pada Sabtu, (26/11/2022) DMT yang berasal dari RSUD Haji pertama kali diturunkan untuk melakukan pelayanan kesehatan secara mobile di wilayah Puskesmas Cijedil. Obat obatan dan kebutuhan medis terus disiapkan. Bahkan jumlahnya ditambah agar bisa mencukupi kebutuhan di lokasi bencana.
"Tim DMT dari RSUD Haji juga telah diturunkan untuk melakukan pelayanan kesehatan secara mobile di wilayah Puskesmas Cijedil," urai Khofifah mendapatkan laporan dari Kalaksa BPBD Jatim.
Berdasarkan data di lokasi Bencana, hingga saat ini, Minggu (27/11/2022), jumlah warga terdampak bencana alam gempa bumi yang telah dilayani oleh DMT mencapai 223 jiwa.
"Alhamdulillah tim DMT Jatim sangat lengkap yang terdiri dari SDM (dokter/dokter spesialis, perawat/bidan, apoteker, tenaga logistik/administasi dan driver), obat obatan, alat medis sederhana, mobil operasional hingga ambulans," urainya.
Koordinator Subklaster Yankes Health Emergency Operating Center (HEOC) Kabupaten Cianjur, Dr. Gusnady menyatakan, kebutuhan yang diperlukan di lokasi bencana bukanlah kuantitas bantuan SDM Kesehatan, melainkan masih banyaknya lokasi terdampak yang terisolasi. "Sehingga yang lebih dibutuhkan adalah pelayanan kesehatan mobile ke lokasi yang terisoliasi," ujarnya
"Tim DMT dari RSUD Haji juga telah diturunkan untuk melakukan pelayanan kesehatan secara mobile di wilayah Puskesmas Cijedil," urai Khofifah mendapatkan laporan dari Kalaksa BPBD Jatim.
Berdasarkan data di lokasi Bencana, hingga saat ini, Minggu (27/11/2022), jumlah warga terdampak bencana alam gempa bumi yang telah dilayani oleh DMT mencapai 223 jiwa.
"Alhamdulillah tim DMT Jatim sangat lengkap yang terdiri dari SDM (dokter/dokter spesialis, perawat/bidan, apoteker, tenaga logistik/administasi dan driver), obat obatan, alat medis sederhana, mobil operasional hingga ambulans," urainya.
Koordinator Subklaster Yankes Health Emergency Operating Center (HEOC) Kabupaten Cianjur, Dr. Gusnady menyatakan, kebutuhan yang diperlukan di lokasi bencana bukanlah kuantitas bantuan SDM Kesehatan, melainkan masih banyaknya lokasi terdampak yang terisolasi. "Sehingga yang lebih dibutuhkan adalah pelayanan kesehatan mobile ke lokasi yang terisoliasi," ujarnya
(msd)
Lihat Juga :