Ratusan KK Binaan Lomba P2WKSS di Bogor Bakal Rapid Test Covid-19

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:21 WIB
loading...
Ratusan KK Binaan Lomba...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menggelar rapat Pembahasan P2WKSS di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (9/7/2020). Foto: Haryudi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Pemarintah Kota (Pemkot) Bogor bakal menggelar rapid test (tes cepat) Covid-19 terhadap 100 kepala keluarga (KK) binaan lomba peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS). Hal ini dilakukan untuk memastikan lokasi P2WKSS aman dari Covid-19 mengingat lokasi P2WKSS di Kampung Cikeas, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor merupakan zona merah Covid-19.

"Ini demi kenyamanan dan keamanan kita semua. Jadi, kita tunggu hasil rapid test dulu, kalau hasilnya dinyatakan aman kita akan langsung turun ke lokasi," ujar Kepala DPMPPA Kota Bogor, Iceu Pujiati usai Rapat Pembahasan P2WKSS di Paseban Sri Bima, Balai Kota Bogor, Kamis (9/7/2020).

Iceu mengatakan, teruntuk lomba P2WKSS tahun ini Pemkot Bogor mengubah konsep pembinaan atau bisa disebut P2WKSS Masa Pandemi. (Baca juga: Reaktif COVID-19, 8 Dosen Unhas Diarahkan Jalani Tes Swab )

P2WKSS Masa Pandemi ini memfokuskan pada dua penguatan, yakni bidang kesehatan dan bidang pemberdayaan ekonomi. Di bidang kesehatan dimulai dengan kegiatan rapid test. Sementara di bidang pemberdayaan ekonomi melalui urban farming dan lainnya sesuai dengan potensi wilayah.

"Di Kampung Cikeas warganya banyak yang beternak kambing. Tapi nanti kami lihat dulu, karena konsep bidang ekonomi kami juga mengarah ke wisata alam yang kemudian menjadi tema untuk kampung tematiknya," jelasnya.

Dia menjelaskan, di lomba P2WKSS kriteria utamanya harus ada proses dan perubahan di semua indikator. Jadi semua dimulai dari Nol Persen kemudian dilakukan pembinaan sampai menjadi kampung yang berubah 100 persen. Tak ayal untuk lomba P2WKSS ini ada belasan OPD terkait yang turut membina serta turut membantu mengalokasikan anggaran.

"OPD yang terkait dengan lomba P2WKSS bulan ini akan me-refocusing anggaran. Karena target di masa pandemi bukan hanya juara tapi juga bermanfaat bagi masyarakat," katanya. (Baca juga: Ribuan PNS di Wali Kota Jakarta Barat Jalani Rapid Test Covid-19 )

Di tempat sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, konsep kegiatan P2WKSS akan fokus di kesehatan dan pemberdayaan ekonomi yang artinya membutuhkan data dari kelurahan mana saja yang terdampak Covid-19.

Semua kegiatan harus memperhatikan protokol kesehatan menggunakan masker lengkap, memakai face shield, jaga jarak, tidak berkerumun, dan terus bagikan masker. "Karena ini P2WKSS era Covid-19 jadi harus dipastikan aman, jangan sampai kembali menjadi zona merah," katanya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada Virus Hanta,...
Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
BGN: Alat Rapid Test...
BGN: Alat Rapid Test Cegah Keracunan MBG Sudah Diterapkan di SPPG Polri
Raker dengan Camat,...
Raker dengan Camat, Komisi I DPRD Kota Bogor Inventarisir Masalah di Wilayah
Rekomendasi
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved