Bukan yang Pertama, Begini Cerita Petugas Kebersihan yang Temukan Uang Rp500 Juta di KRL

Kamis, 09 Juli 2020 - 12:15 WIB
loading...
Bukan yang Pertama,...
Penemuan uang tunai sebesar Rp500 juta di dalam gerbong KRL yang terbungkus plastik kresek hitam. Foto: Ist
A A A
BOGOR - Bagi sebagian orang, menemukan barang di tempat umum mungkin sudah biasa. Tapi apa jadinya jika yang ditemukan merupakan uang tunai dengan jumlah fantastis.

Itulah yang dialami salah satu petugas kebersihan KRL Commuter Line bernama Mujenih. Warga Bojonggede, Kabupaten Bogor, itu menemukan uang tunai sebesar Rp500 juta di dalam gerbong KRL yang terbungkus plastik kresek hitam.

Kabar temuan uang dengan nominal fantastis ini pun sempat viral di media sosial. Banyak warganet yang mengapresiasi petugas tersebut karena kejujurannya. (Baca juga: Tak Ada Pilihan, Banyak Pekerja di Jakarta Pilih Gunakan KRL Commuter Line)

Temuan itu berawal saat Mujenih membersihkan rangkaian gerbong KRL di Stasiun Bogor sekitar pukul 16.00 WIB pada Senin 6 Juli 2020 lalu. Tiba-tiba dirinya bersama petugas keamanan menemukan kantong plastik kresek hitam di tempat duduk prioritas.

"Saya lagi bersih-bersih, kantong plastiknya juga sudah ditendang-tendang posisinya di bawah bangku prioritas, kirain sampah. Pas buka dilihat isinya uang banyak, pecahan Rp100 ribu dibungkus koran," kata Mujenih, dihubungi OKEZONE, Kamis (9/7/2020).

Melihat uang yang begitu banyak, ia langsung bergegas melaporkan temuannya ke manajemen Stasiun Bogor. Tak sedikit pun timbul niat dibenaknya untuk menguasi atau mengambil sedikit dari uang tersebut. (Baca juga: Tas Berisi Uang Rp12 Juta Tertinggal di KRL Berhasil Diselamatkan)

Tak lama setelah uang diamankan, seorang pria tua mendatangi pos Stasiun Bogor dan mengaku telah kehilangan kantong kresek berisi uang. Setelah menjalani beberapa proses, akhirnya uang tersebut dikembalikan dengan surat tanda terima.

"Uangnya Rp500 juta. Enggak ada (niatan mau ngambil), saya langsung serahin ke stasiun. Enggak lama yang punya uang datang. Saya dapat formulir serah terimam ya sudah kerja lagi. Enggak sempet ngobrol panjang, orangnya sudah tua, duduknya aja di bangku prioritas gerbong ketiga dari belakang," ungkap Mujenih.

Penemuan uang memang bukan yang pertama kali ia rasakan di Stasiun Bogor. Namun temuan kali ini yang terbesar nominalnya. "Iya paling besar ini. Saya sudah kerja di sini tiga tahun. Dulu pernah temuan juga tapi Rp50 juta. Mudah-mudahan enggak terjadi lagi. Penumpang saya harap lebih hati-hati bawa barang apalagi uang," tutupnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri PPPA Minta Maaf...
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Viral Kasus Pelecehan...
Viral Kasus Pelecehan Seksual di KRL, KAI Sudah Serahkan Pelaku ke Polisi
Penumpang Commuter Line...
Penumpang Commuter Line Boleh Berbuka Puasa di Dalam KRL, Simak Ketentuannya
Rekomendasi
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Panja SPMB Cari Formula...
Panja SPMB Cari Formula Penerimaan Mahasiswa yang Adil dan Setara
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
Berita Terkini
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan...
MUI DKI: Paradigma Pengelolaan Sampah Harus Diubah dari Mengelola kepada Mencegah
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved