Dijadwalkan 14 Hari ke Depan, 1,3 Juta Paket Bansos Jabar Siap Dibagikan

Kamis, 09 Juli 2020 - 03:34 WIB
loading...
Dijadwalkan 14 Hari...
Ketua Divisi Pemberdayaan Aparatur, Non Aparatur, dan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dudi Sudrajat Abdulrachim saat menyampaikan keterangan terkait penyaluran bansos tahap kedua, Rabu (8/7/2020). Foto/SINDOnews/Agung Ba
A A A
BANDUNG - Sebanyak 1,3 juta lebih paket bantuan sosial (bansos) Pemprov Jawa Barat tahap kedua akan dibagikan mulai Kamis (9/7/2020) besok dan dijadwalkan selesai selama 14 hari ke depan atau 22 Juli 2020 mendatang.

Ketua Divisi Pemberdayaan Aparatur, Non Aparatur, dan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar, Dudi Sudrajat Abdulrachim memastikan, pihaknya telah menyelesaikan seluruh persiapan penyaluran paket bansos tahap kedua.

"Jumlah bansos yang disalurkan sebanyak 1.392.407 paket untuk data (penerima) non-DTKS (data terpadu kesejahteraan sosial," sebut Dudi dalam konferensi pers virtual dari Gudang Bulog, Gedebage, Kota Bandung, Rabu (8/7/2020). (Baca:Sempat Kontak Sebelum Ustadz Hilmi Wafat, 9 Orang Positif COVID-19)

Dudi juga memastikan, penyaluran paket bansos tahap pertama sudah rampung seluruhnya yang disertai sejumlah evaluasi. Hasil evaluasi tersebut, kata Dedi, menjadi bahan perbaikan dalam penyaluran paket bansos tahap kedua.

"Dalam paket bansos tahap kedua ini, ada perubahan komoditas dari telur menjadi susu karena hasil evaluasi kemarin telur banyak masalah. Kita ganti dengan susu UHT 1 liter yang bisa tahan hingga 8-9 bulan. Selain itu, kita juga tambahkan masker dalam paket bansos ini," paparnya.

Pihaknya tetap mengharapkan peran serta masyarakat untuk menyukseskan penyaluran bansos tahap kedua ini, contohnya melaporkan lewat aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar (Pikobar) jika ada tetangganya yang layak mendapatkan bansos, tapi belum terdata atau yang tidak layak menerima, tapi menerima.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar, Dodo Suhendar menyatakan, seluruh data penerima bansos tahap kedua sudah divalidasi dan dipadankan, agar tepat sasaran dan berkeadilan. Dalam validasi data, pihaknya mengusung prinsip kehati-hatian agar data penerima bansos tahap kedua ini lebih akurat.

"Koordinasi dengan sejumlah pihak, seperti Ombudsman, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun dilakukan," katanya. Pihaknya juga berkolaborasi dengan BPKP untuk memadankan data penerima bansos, baik data keluarga rumah tangga sasaran (KRTS), DTKS maupun KRTS non DTKS.

"Data penerima bansos tahap II sudah sesuai administrasi, tidak menerima lebih dari satu bantuan dan KRTS yang sudah menerima tahap pertama. Saat ini, data kami lebih akurat dan kami pun lebih yakin karena saat proses pendataan kami berdiskusi dengan Ombudsman, minta review kepada BPKP," tandasnya. (Baca: Komitmen Pulihkan Ekonomi, Bank bjb Teken Kerja Sama Penjaminan Modal Kerja)

Diketahui, paket bansos Pemprov Jabar merupakan salah satu dari delapan pintu bantuan bagi warga terdampak pandemi. Selain bansos provinsi, ada Kartu PKH, Kartu Sembako, bansos Presiden untuk perantau di Jabodetabek, Dana Desa, Kartu Prakerja, bantuan tunai Kementerian Sosial, dan bansos kabupaten/kota.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Irjen Kemendes Bagikan...
Irjen Kemendes Bagikan Ribuan Sembako dan Cat untuk Renovasi Masjid di Jabar
Wabup Batang Suyono...
Wabup Batang Suyono Rutin Bagikan 200 Paket Takjil dan Sembako
Lansia di PSTW Budi...
Lansia di PSTW Budi Mulia 4 Bersyukur Terima Bantuan MNC Peduli
KEK MNC Lido City Gelar...
KEK MNC Lido City Gelar Pasar Sembako Murah, Warga Watesjaya Tukar Rp5.000 dengan Paket Sembako
KEK MNC Lido City dan...
KEK MNC Lido City dan MNC Peduli Hadirkan Sembako Murah bagi Masyarakat Sekitar Kawasan
Ramadan, Bupati Serang...
Ramadan, Bupati Serang Gelar Bazar hingga Turunkan Banyak Bantuan
Peluncuran BSPS 2026...
Peluncuran BSPS 2026 Jabar Awali Kolaborasi Strategis PKP, Pemprov, dan BJB
Program Penguatan PTS...
Program Penguatan PTS 2026 Diluncurkan, Daya Saing Lulusan Ditingkatkan
25.000 Paket Se’i...
25.000 Paket Se’i Ayam Disalurkan untuk Warga Pascabanjir di Aceh
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Inggris Hajar Kroasia...
Inggris Hajar Kroasia 4-2, Tuchel: Ini Bukan Identitas The Three Lions
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved