Sejumlah Tokoh Dukung Fehby Alting Jadi Penjabat Bupati Halmahera Tengah

Senin, 21 November 2022 - 21:07 WIB
loading...
Sejumlah Tokoh Dukung...
Sejumlah tokoh mewakili tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Halmahera Tengah mendatangi Kantor Kemendagri Jakarta, Senin (21/11/2022). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah tokoh di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) menyatakan mendukung Fehby Alting sebagai penjabat Bupati Halmahera Tengah . Dukungan itu untuk mengisi kekosongan kepemimpinan kepala daerah pasca-berakhirnya masa bakti Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah pada 23 Desember 2022 mendatang.

Sejumlah tokoh itu mewakili tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh pemuda Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara mendatani Kantor Kemendagri Jakarta, Senin (21/11/2022). Kedatangan mereka untuk menyerahkan dukungan kepada Fehby Alting untuk diangkat menjadi Penjabat Bupati Halmahera Tengah.

Baca juga: Sukses Tangani Stunting, Pemkab Halmahera Tengah Raih KDI 2022

Tokoh yang hadir menyerahkan dukungan di Kemendagri adalah Zulkifli Peley selaku Kapita Lao atau Panglima Perang Sangaji Weda dalam Struktur Kesultanan di Halmahera Tengah.

Selain itu, hadir pula perwakilan tokoh agama Burhanuddin Ibrahim, dan perwakilan tokoh pemuda Hendro Said.

Kapita Lao Zulkifli Peley menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba yang telah mengusulkan salah satu putra Halmahera Tengah, yakni Fehby Alting sebagai salah satu dari tiga calon penjabat bupati Halteng ke Kemendagri RI.

“Kami berpesan kepada Mendagri untuk memutuskan Fehby Alting diangkat menjadi penjabat Halteng,”kata Zulkifli Peley seusai menyerahkan dukungan di Kantor Kemendagri Jakarta, Senin (21/11/2022).

Baca juga: Gempa Dahsyat Cianjur 61 Orang Tewas, Kapolres: Kemungkinan Terus Bertambah

Zulkifli menyatakan akan bersama Dewan Adat dan Pemda Halteng untuk menjaga iklim investasi di Halmahera Tengah.

“Menurut saya, Fehby Alting adalah figur yang layak dan pantas diangkat menjadi Penjabat Bupati Halmahera Tengah karena beliau lebih mengerti budaya dan adat istiadat terutama Sangaji Weda dan masyarakat Halteng,” tegas Zulkifli Peley.

Pada kesempatan itu, Burhanuddin Ibrahim mendukung penuh pengangkatan Fehby Alting sebagai penjabat Bupati Halmahera Tengah.

“Kami mendukung penuh Fehby Alting sebagai Penjabat Bupati Halteng. Fehby Alting adalah putra daerah di Halteng yang selama ini mengetahui dan menjalankan adat istiadat di Kabupaten Halteng,” tegas Burhanuddin Ibrahim.

Dukungan yang sama juga disampaikan perwakilan Tokoh Pemuda Kabupaten Halteng Hendro Said.

Hendro Said menyatakan dukungannya kepada Fehby Alting untuk diangkat menjadi Penjabat Bupati Halmahera Tengah.

“Menurut kami, Fehby Alting sangat mengetahui wilayah dan daerah Kabupaten Halteng. Beliau mengawali karier sebagai ASN di Halteng dan tujuh kali menjabat Eselon 2 di Kabupaten Halteng sebelum mendapat promosi jabatan di tingkat provinsi Maluku Utara sebagai Kepala BPBD Provinsi Maluku Utara,” ujar Hendro Said.

“Jadi, Pak Fehby Alting mengenal betul adat, kultur masyarakat Halteng dan persoalan-persoalan di Halteng,” tegas Hendro.

Hendro menambahkan Fehby Alting banyak membantu dalam menjembatani persoalan antara masyarakat adat dengan perusahaan tambang.

“Oleh karena itu, kami berharap pemerintah pusat penting melihat siapa figur yang mengenal psikologis masyarakat Halteng. Fehby Alting, juga tidak ada persoalan hukum,” tegas Hendro Said.

Akomodasi Putra Daerah

Pakar hukum Tata Negara, Margarito Kamis menanggapi adanya dukungan sejumlah tokoh Halmahera tengah terkait calon penjabat Bupati Halteng yang mendorong Mendagri untuk memprioritaskan putra daerah.

“Dalam hal penjabat kepala daerah ini, saya harus akui tidak ada keharusan normatif secara hukum bahwa penjabat itu harus berasal dari orang daerah,” tegas Margarito Kamis pada Senin (21/11/2022).

Namun, Margarito berpendapat bahwa sejalan dengan spirit otonomi daerah maka sangat arif kalau pemerintah pusat mau mengakomodasi putra-putra daerah yang mengenal betul daerahnya terkait aktivistas sosial, politik, sosial budaya dan sejenisnya.

“Yang penting adalah orang-orang itu memiliki kapasitas, kapabalitas, baik moral maupun manajemen,” ujar Margarito.

“Kalau orang-orang daerah memiliki itu semua, menurut saya arif betul pemerintah pusat mengakomodasi mereka,” kata Margarito.

Lebih lanjut, Margarito mengatakan penjabat kepala daerah atau kepala daerah harus memiliki komitmen memelihara iklim investasi di daerah.

“Itu sekarang yang sedang diakomodasi oleh pemerintah. Itu yang sedang diakselerasi,” kata Margarito.

Menurut Margartio, kalau putra-putra daerah memiliki kualifikasi yakni memiliki kapasitas politik dan sosial, teknis dan komitmen terhadap pembangunan dan komitmen menjaga iklim investasi, memfasilitasi investor dan seterusnya di daerah itu maka pemerintah pusat mesti memungkinkan mereka untuk menjadi penjabat di daerah.

“Apalagi kalau betul, penjabat yang dicalonkan itu secara nyata didukung oleh masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh sosial dan tokoh politik dan sebagainya maka itu makin bagus,” tegas Margarito Kamis.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Program Magang di IWIP...
Program Magang di IWIP Halmahera Tengah Siapkan Talenta Muda Siap Kerja
BSKDN Gelar Rakor Regional...
BSKDN Gelar Rakor Regional di Kendari Perkuat Implementasi Program Prioritas Nasional
Sasar Siswa SMA, Kemendagri...
Sasar Siswa SMA, Kemendagri Gelar Dialog Pemahaman Nilai Sejarah
Musrenbang RKPD DIY...
Musrenbang RKPD DIY 2027, Kemendagri Tekankan Integrasi Kebijakan Pusat-Daerah
Kebakaran Gedung Kemendagri...
Kebakaran Gedung Kemendagri Berawal dari Gudang Barang Bekas, Kapuspen Sangkal Ada Korban Luka
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Rekomendasi
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan...
Mulai 1 Juli 2026, Keberangkatan Jemaah Umrah di Bandara Soekarno-Hatta Terpusat di Terminal 2F: Cek Tahapannya!
Sinopsis Sinetron Tobat...
Sinopsis Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta' Eps 5: Kelanjutan Kebohongan Jaka Mengguncang Rumah Tangga Mila
Sjafrie-AHY Sinkronkan...
Sjafrie-AHY Sinkronkan Pengamanan Ruang Udara hingga Pengembangan Rute Penerbangan
Berita Terkini
Bareskrim Ungkap Peran...
Bareskrim Ungkap Peran 4 WNI dalam Sindikat Judi Online Internasional di Hayam Wuruk
Dishub DKI Siapkan Rekayasa...
Dishub DKI Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Bundaran HI saat Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta
Rekam Jejak Taufik Hidayat,...
Rekam Jejak Taufik Hidayat, Pernah Lakukan Penganiayaan dan Kasus Penggelapan Motor
Benahi Tata Kelola MBG,...
Benahi Tata Kelola MBG, Tindakan BGN Tutup Ratusan Dapur Fiktif Diapresiasi
Perputaran Uang Judi...
Perputaran Uang Judi Online Hayam Wuruk Capai Belasan Triliun
Tak Hanya 287 WNA, 4...
Tak Hanya 287 WNA, 4 WNI Turut Jadi Tersangka Judol Hayam Wuruk
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved