Ribuan PNS di Wali Kota Jakarta Barat Jalani Rapid Test Covid-19
Rabu, 08 Juli 2020 - 17:46 WIB
loading...
Ribuan PNS di lingkungan Wali Kota Jakarta Barat jalani rapid test Covid-19. Foto: Yan Yusuf/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekitar 2.380 orang jalani rapid test (tes cepat) Covid-19 di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020). Dalam tes itu, puluhan orang di antaranya tercatat reaktif.
Diketahui, 2.380 orang yang dites itu terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pengawai Negeri Sipil (PNS), Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP), petugas kebersihan, Pamdal yang bekerja di Wali Kota Jakarta Barat. Namun sejumlah ASN dari tingkat kecamatan dan kelurahan juga turut mengikuti rapid test tersebut.
"Selain itu, ada pula kawan-kawan BPN, Kejari, Polres, Kodim datang ke sini," ujar Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020). (Baca juga: Positif Covid-19 Naik 1.853 Kasus, Sembuh Bertambah 800 Orang )
Rapid test tersebut digelar sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Nantinya, peserta rapid test yang hasilnya reaktif akan mengikuti swab test untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak.
Setidaknya hingga pukul 10.30 WIB tadi, Rustam mencatat 13 orang yang reaktif dari 390 orang yang mengikuti rapid test. Selanjutnya, mereka yang reaktif diarahkan untuk mengikuti swab test.
Rustam menjelaskan, rapid test massal ini dilakukan kepada para ASN dan PNS serta petugas terkait di instansi pemerintahan tersebut, lantaran mereka kerap kali berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sehingga sebagai langkah cepat memutus mata rantai Covid-19, rapid test massal cepat ditangani apabila ada pegawai yang ternyata positif terpapar Covid-19. (Baca juga: DKI Mulai Perbolehkan Masyarakat Gelar Pertunjukan di Luar Ruangan )
"Maka kami perlu ketahui sampai sejauh mana ASN di sini dalam keadaan terpapar atau tidak. Lebih cepat lebih bagus karena kita akan ambil tindakan khusus misal ke RS isolasi atau mandiri," tutup Rustam.
Diketahui, 2.380 orang yang dites itu terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), Pengawai Negeri Sipil (PNS), Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP), petugas kebersihan, Pamdal yang bekerja di Wali Kota Jakarta Barat. Namun sejumlah ASN dari tingkat kecamatan dan kelurahan juga turut mengikuti rapid test tersebut.
"Selain itu, ada pula kawan-kawan BPN, Kejari, Polres, Kodim datang ke sini," ujar Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Rabu (8/7/2020). (Baca juga: Positif Covid-19 Naik 1.853 Kasus, Sembuh Bertambah 800 Orang )
Rapid test tersebut digelar sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Nantinya, peserta rapid test yang hasilnya reaktif akan mengikuti swab test untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau tidak.
Setidaknya hingga pukul 10.30 WIB tadi, Rustam mencatat 13 orang yang reaktif dari 390 orang yang mengikuti rapid test. Selanjutnya, mereka yang reaktif diarahkan untuk mengikuti swab test.
Rustam menjelaskan, rapid test massal ini dilakukan kepada para ASN dan PNS serta petugas terkait di instansi pemerintahan tersebut, lantaran mereka kerap kali berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sehingga sebagai langkah cepat memutus mata rantai Covid-19, rapid test massal cepat ditangani apabila ada pegawai yang ternyata positif terpapar Covid-19. (Baca juga: DKI Mulai Perbolehkan Masyarakat Gelar Pertunjukan di Luar Ruangan )
"Maka kami perlu ketahui sampai sejauh mana ASN di sini dalam keadaan terpapar atau tidak. Lebih cepat lebih bagus karena kita akan ambil tindakan khusus misal ke RS isolasi atau mandiri," tutup Rustam.
(mhd)
Lihat Juga :