Kabur, Oknum Guru SD Jatiasih yang Lakukan Pelecehan Seksual Diburu Polisi
Kamis, 17 November 2022 - 12:31 WIB
loading...
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira.Foto/MPI/Dok
A
A
A
BEKASI - Polres Bekasi memburu A guru SD Negeri di Jatiasih, Kota Bekasi, yang melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah muridnya. Oknum guru tersebut kabur setelah kasus pelecehan seksual ini dilaporkan ke kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira mengatakan, terduga pelaku pelecehan seksual yang pelakunya merupakan guru salah satu SD Negeri di Jatiasih Kota Bekasi kini melarikan diri. Terduga pelaku kabur di hari yang sama saat kasus itu dilaporkan ke kepolisian.
"Iya (kabur), jadi saat diketahui melakukan pelecehan seksual di sekolah, hari itu juga pelaku kabur," kata Ivan kepada wartawan, Kamis (17/11/2022). Baca: Sejumlah Murid SD Negeri di Jatiasih Bekasi Diduga Korban Pelecehan Seksual Oknum Guru
Ivan mengatakan pihaknya masih memburu terduga pelaku. Sejalan dengan itu, pihak kepolisian juga tengah mengembangkan alat bukti yang mengarah terhadap terduga pelaku.
Sejauh ini, lanjut Ivan, orang tua murid yang mengaku anaknya menjadi korban pun bertambah. Dari laporan awal yang berjumlah satu orang, kini polisi sudah mendata terdapat dua korban lainnya.
Kasat Reskrim Polres Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira mengatakan, terduga pelaku pelecehan seksual yang pelakunya merupakan guru salah satu SD Negeri di Jatiasih Kota Bekasi kini melarikan diri. Terduga pelaku kabur di hari yang sama saat kasus itu dilaporkan ke kepolisian.
"Iya (kabur), jadi saat diketahui melakukan pelecehan seksual di sekolah, hari itu juga pelaku kabur," kata Ivan kepada wartawan, Kamis (17/11/2022). Baca: Sejumlah Murid SD Negeri di Jatiasih Bekasi Diduga Korban Pelecehan Seksual Oknum Guru
Ivan mengatakan pihaknya masih memburu terduga pelaku. Sejalan dengan itu, pihak kepolisian juga tengah mengembangkan alat bukti yang mengarah terhadap terduga pelaku.
Sejauh ini, lanjut Ivan, orang tua murid yang mengaku anaknya menjadi korban pun bertambah. Dari laporan awal yang berjumlah satu orang, kini polisi sudah mendata terdapat dua korban lainnya.
Lihat Juga :