FKM Ingin Militer Jadi Pendamping Anies Baswedan
Rabu, 16 November 2022 - 20:45 WIB
loading...
Ketua FKM Habil Marati meminta kepada Anies Rasyid Baswedan agar memilih sosok calon wakil presiden (Cawapres) dari militer. Foto/MPI/Erfan Erlin
A
A
A
SLEMAN - Ketua Forum Ka'bah Membangun (FKM) Habil Marati meminta kepada Anies Rasyid Baswedan agar memilih sosok calon wakil presiden (Cawapres) dari militer di Pilpres 2024. FKM melihat militer itu harus hadir dalam kekuasaan negara sebagai Wapres.
Hal itu disampaikan saat FKM mendeklarasikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan untuk maju dan menang di Pilpres 2024. Deklarasi dilaksanakan di Ballroom Grand Pacific Hotel, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (16/11/2022).
Habil mengatakan jika NKRI dibangun atas tiga unsur yaitu umat beragama, nasionalis dan militer. Menurutnya militer harus hadir karena TNI ada sebelum NKRI di mana TNI turut membentuk NKRI.
Baca juga: FKM Dukung dan Siap Memenangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024
"Jadi, kenapa harus ada militer? Alasannya ada dua,"ujar dia
Menurutnya TNI ikut membentuk NKRI, oleh karena itu maka dalam kondisi tidak perang maka militer juga bersifat civil society. Sedangkan sipil dalam kondisi perang maka nantinya semua menjadi militer cadangan
Menurutnya saat ini konsep ideologi negara sedang tercabik-cabik, dengan ideologi yang semakin liar. Oleh karena itu Indonesia butuh kembali trilogi pembangunan.
Hal itu disampaikan saat FKM mendeklarasikan dukungan kepada Anies Rasyid Baswedan untuk maju dan menang di Pilpres 2024. Deklarasi dilaksanakan di Ballroom Grand Pacific Hotel, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, DIY, Rabu (16/11/2022).
Habil mengatakan jika NKRI dibangun atas tiga unsur yaitu umat beragama, nasionalis dan militer. Menurutnya militer harus hadir karena TNI ada sebelum NKRI di mana TNI turut membentuk NKRI.
Baca juga: FKM Dukung dan Siap Memenangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024
"Jadi, kenapa harus ada militer? Alasannya ada dua,"ujar dia
Menurutnya TNI ikut membentuk NKRI, oleh karena itu maka dalam kondisi tidak perang maka militer juga bersifat civil society. Sedangkan sipil dalam kondisi perang maka nantinya semua menjadi militer cadangan
Menurutnya saat ini konsep ideologi negara sedang tercabik-cabik, dengan ideologi yang semakin liar. Oleh karena itu Indonesia butuh kembali trilogi pembangunan.
Lihat Juga :