Jerman Beri Jawa Timur Dana Hibah Rp23 Miliar untuk Proyek Kereta Gerbangkertosusila Plus
Rabu, 16 November 2022 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
"Secara geodemografi kawasan Gerbangkertosusila Plus memiliki luas kurang lebih 10.845,73 km2 atau 22,69 % dari luas Jatim dengan jumlah penduduk sebanyak 13,8 juta jiwa lebih atau 33,80 % dari penduduk. Ini adalah potensi yang begitu besar untuk mengungkit perekonomian Jatim," jelasnya.
Khofifah menyatakan, optimistis kick off ini akan menjadi komitmen bersama untuk mendukung pembangunan di kawasan metropolitan plus, sekaligus menjadi pengungkit perekonomian di Jatim. "Kick off ini akan menjadi komitmen untuk menggerakan roda pembangunan, mobilitas barang dan jasa dan meningkatkan sektor investasi dan juga sektor ekonomi di Jatim," terangnya.
Khofifah berpesan agar proses pelaksanaan SUMP dilakukan dengan perencanaan yang matang. Hal-hal teknis juga harus dipersiapkan serta dikoordinasikan dengan banyak lintas sektor.
Pihaknya akan mengembangkan rencana pengembangan angkutan masal berbasis jalan, pengembangan bandara juanda, pengembangan kawasan pelabuhan, hingga pengembangan angkutan massal berbasis rel sampai reaktivasi jalur kereta api. "Setelah Kick Off Meeting SUMP ini, saya meminta seluruh tim harus bergerak cepat melakukan koordinasi," ujarnya.
Khofifah berharap, kerjasama ini bisa terus berlanjut tidak hanya sebatas pembangunan transportasi publik, namun juga turut memberi kontribusi pada sektor pembangunan hijau di Jatim.
Khofifah menyatakan, optimistis kick off ini akan menjadi komitmen bersama untuk mendukung pembangunan di kawasan metropolitan plus, sekaligus menjadi pengungkit perekonomian di Jatim. "Kick off ini akan menjadi komitmen untuk menggerakan roda pembangunan, mobilitas barang dan jasa dan meningkatkan sektor investasi dan juga sektor ekonomi di Jatim," terangnya.
Khofifah berpesan agar proses pelaksanaan SUMP dilakukan dengan perencanaan yang matang. Hal-hal teknis juga harus dipersiapkan serta dikoordinasikan dengan banyak lintas sektor.
Pihaknya akan mengembangkan rencana pengembangan angkutan masal berbasis jalan, pengembangan bandara juanda, pengembangan kawasan pelabuhan, hingga pengembangan angkutan massal berbasis rel sampai reaktivasi jalur kereta api. "Setelah Kick Off Meeting SUMP ini, saya meminta seluruh tim harus bergerak cepat melakukan koordinasi," ujarnya.
Khofifah berharap, kerjasama ini bisa terus berlanjut tidak hanya sebatas pembangunan transportasi publik, namun juga turut memberi kontribusi pada sektor pembangunan hijau di Jatim.
Lihat Juga :