Jumlah Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Mencapai 150 Orang

Selasa, 15 November 2022 - 18:57 WIB
loading...
Jumlah Mahasiswa IPB...
Seratusan lebih mahasiswa IPB University terjerat pinjaman online (pinjol). Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Seratusan lebih mahasiswa IPB University terjerat pinjaman online (pinjol) . Data sementara, jumlah mahasiswa yang menjadi korban pinjol mencapai 150 orang.

Jumlah mahasiswa korban pinjol tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring dibukanya posko pengaduan.

"Baru data kasar ya, ada sekitar 150-an. Tapi kami sedang telusuri lagi, menunggu di posko pengaduan barangkali ada yang melaporkan diri terkait dengan kasus ini," ujar Kepala Biro Komunikasi IPB University Yatri Indah Kusumastuti, Selasa (15/11/2022).

Baca juga: Begini Awal Mula Mahasiswa IPB Terjerat Pinjol Modus Bisnis Investasi Online

Terkait kasus ini pihaknya akan melakukan berbagai langkah guna membantu mahasiswa. Salah satunya, kampus akan berkonsultasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Yang pertama mencari solusi secara singkat untuk kasus ini. Memang nanti kaitannya akan mungkin laporan ke OJK. Kami akan konsultasi juga dengan OJK itu untuk penanganan kasusnya," jelasnya.

Pihak kampus juga melakukan upaya preventif kepada mahasiswa untuk tidak mudah melakukan pinjaman online. Termasuk untuk mencegah kebocoran data yang bisa dimanfaatkan orang lain.

Baca juga: Catat! Pinjol Hanya Bisa Mengakses 3 Data Ini, Selebihnya Ilegal

"Kadang-kadang ada kebocoran data pribadi juga, kemudian mungkin dimanfaatkan oleh orang lain. Ini ada beberapa kasus. Jadi ini nanti, fakta-fakta ini nanti kami akan coba kompilasi, baru kemudian mencari solusi untuk masing-masing," ungkapnya.

Diharapkan, para orang tua atau mahasiswa yang menjadi korban untuk tetap tenang. Karena pihak kampus akan berupaya membantu mahasiswa keluar dari kasus ini.

"Insya Allah akan kami siapkan untuk pendampingan hukum, karena kan mereka juga enggak mungkin maju sendiri-sendiri. Jadi menurut kami, lebih baik maju bersama-sama. Jadi nanti kami akan lakukan pendampingan sampai kasus ini tuntas," tutup Yatri.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa...
ICC Unsoed 2026, Mahasiswa Diingatkan Risiko Pinjol Ilegal hingga Pentingnya Literasi Digital
Dugaan Pelecehan Seksual...
Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa Viral, IPB Janji Tindak Tegas
Kisah Naratania Azra...
Kisah Naratania Azra Malika, Mahasiswa IPB University yang Raih Predikat Lulusan Terbaik
Rekomendasi
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved