Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Mahasiswa Unpad yang Dibunuh, Ayah Korban: Pelaku Pernah ke Rumah

Sabtu, 12 November 2022 - 09:44 WIB
loading...
Tangis Keluarga Iringi...
Tangis keluarga pecah saat pemakaman mahasiswa Unpad, Corrida Athoriq Muhammad Bagja. Almarhum dimakamkan di Kampung Muararajeun, Mekarmukti, Cilawu, Garut. Foto/MPI/Fani Ferdiansyah
A A A
GARUT - Tangis keluarga pecah saat pemakaman mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad), Corrida Athoriq Muhammad Bagja. Almarhum dimakamkan di Kampung Muararajeun, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cilawu, Garut, Jabar, Jumat (11/11/2022) malam.

Mahasiswa Unpad ini tewas dibunuh di Kompleks Gading Tetuka 2, Desa Ciluncat, Kecamatan Cangkuang, Kabupaten Bandung. Dia ditemukan pada Jumat pagi.

Baca juga: Polisi Periksa Kekasih Mahasiswa Kedokteran UB yang Tewas Dibunuh, Muncul Fakta Mengejutkan

Pihak keluarga tak menyangka jika Corrida Athoriq Muhammad Bagja meninggal dengan cara tragis. Sebab selama ini keluarga mengenal Corrida sebagai anak yang baik dan taat.

Ayah Corrida Athoriq Muhammad Bagja, Agus Barkah, menyebut pelaku pembunuhan merupakan teman anaknya. Bahkan ia menjelaskan jika pelaku pernah bertamu ke rumah.

"Pelaku pernah ke rumah, mereka temenan," kata Agus Barkah, usai memakamkan Corrida Athoriq Muhammad Bagja.

Agus Barkah menuturkan dirinya terakhir bertemu dan dengan anaknya tiga hari yang lalu, saat ia mendapat menjadi koordinator Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar XIV 2022, di Cabang Olahraga (Cabor) Loncat Indah.

Baca juga: Sosok Ini yang Membujuk Pangeran Diponegoro Mau Bertemu Belanda

"(Bertemu) tiga hari lalu, menginap dengan anak saya di hotel dekat UPI Bandung saat saya ditugasi menjadi Koordinator Porprov Jabar," ujarnya.

Dalam pertemuan itu, ia sempat berbincang mengenai kondisi dan proses skripsi Corrida Athoriq Muhammad Bagja. Agus Barkah juga sempat menawari anaknya itu untuk bergabung dalam kepanitiaan, agar ia memiliki teman baru.

"Athoriq bilang tidak mau (bergabung), tadinya biar dia melupakan si tersangka itu, supaya dia juga punya teman baru," ucapnya.

Menurut Agus Barkah, ia merasa tidak sreg jika anaknya tersebut berteman dengan tersangka. Bahkan pada dua bulan yang lalu anaknya itu mengaku sudah tidak lagi berteman dengan pelaku.

"Saya bilang alhamdulillah, karena saya dari awal sudah tidak berkenan mereka berteman. Ada hal-hal yang menurut saya ganjil, membuat saya khawatir, meski memang tidak bisa saya secara frontal memisahkan agar Athoriq tidak berteman dengannya," ungkapnya.

Agus Barkah sendiri tidak merinci apa yang membuatnya tidak nyaman jika Athoriq berteman dengan pelaku. Namun dia menyatakan bersyukur jika pelaku saat ini telah tertangkap.

"Diadili seadil-adilnya, alhamdulillah sudah ditangkap, sudah diamankan. Karena pasalnya cukup berat, memang itu (pembunuhan) tampak sudah direncanakan," katanya.

Sebelumnya, Corrida Athoriq Muhammad Bagja, ditemukan tewas di rumahnya Kompleks Gading Tutuka Residen 2 dengan sejumlah luka tusuk di perut, dada, punggung, dan lengan sekitar pukul 09.00 WIB.

Tetangga korban Subekti (62), mendengar suara teriakan minta tolong dari rumah korban. Kemudian, Subekti mendatangi ke lokasi dan sempat melihat pelaku keluar dari rumah korban memakai jaket ojek online (ojol) dan melarikan diri.

Setelah melihat pelaku melarikan diri, Subekti masuk ke rumah dan mendapati Corrida Athoriq Muhammad Bagja sudah tergeletak di lantai ruang tamu dengan bersimbah darah. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit tapi nyawanya tak tertolong.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Pria di Jakarta Barat...
Pria di Jakarta Barat Tewas Ditusuk, Kanit Reskrim: Awalnya Cekcok Mulut
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Polres Maluku Kirim...
Polres Maluku Kirim SPDP Penusukan Nus Kei ke Jaksa, Pelaku Dijerat Hukuman Mati
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Rekomendasi
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved