Sepi Orderan, Ribuan Karyawan Garmen di Pemalang Dirumahkan

Jum'at, 11 November 2022 - 07:29 WIB
loading...
Sepi Orderan, Ribuan...
Ribuan buruh Garmen di Pemalang terpaksa diliburkan oleh pihak perusahaan.(Ist)
A A A
PEMALANG - Ribuan buruh Garmen di Pemalang terpaksa dirumahkan oleh pihak perusahaan. Hal ini semakin menambah angka pengangguran yang ada di daerah tersebut.

Tercatat ada sekitar 1600 karyawan Garmen diliburkan oleh dua perusahaan Garmen di Pemalang dikarenakan sepinya orderan.

Kepala Seksi Hubungan Industrial pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pemalang, Andrian Taufik mengatakan ada dua perusahaan garmen yang menyerap jumlah tenaga kerja cukup banyak, namun terpaksa menghentikan operasionalnya sementara.

"Di antaranya yang satu mempekerjakan dengan jumlah karyawan 1000 orang, sementara perusahaan Garmen satunya mempunyai jumlah karyawan 600 orang," ungkap Andrian.

Dikatakan, dari dua perusahaan Garmen tersebut, satu telah memberitahukan kondisi perusahaan yang sepi orderan, sehingga terpaksa merumahkan karyawan.

Sedangkan pabrik Garmen satunya tidak melaporkan karena hanya meliburkan karyawannya sesaat saja, kini sudah mulai berjalan normal seperti biasanya. "Alasan perusahaan yang meliburkan karyawannya karena sepi orderan," jelas Andrian.

Menurut Andrian, faktor sepinya orderan tersebut merupakan bagian dari permulaan atau awal terjadinya krisis ekonomi. Di mana pernah disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, Sri Mulyani beberapa waktu yang lalu, bahwasannya ditahun 2023 akan terjadi suatu krisis ekonomi yang banyak dicemaskan oleh para pelaku usaha serta masyarakat.

Baca: Beringas Todong Pasangan Remaja dengan Sajam, 2 Begal Ini Tak Berkutik Ditangkap Polisi.

Terkait masalah tersebut, Andrian mengatakan, Dinas Tenaga Kerja Provinsi menyampaikan kepada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten atau Kota, meminta data jika ada perusahaan yang merumahkan karyawannya. Hal itu untuk mengantisipasi dan mencari solusinya .

Akan tetapi, menurutnya, karena di dua perusahaan Garmen tersebut masih bisa diatasi oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pemalang, maka belum melaksanakan tindakan yang akan dilakukan, hanya sebatas pemantauan saja sifatnya. "Dalam minggu-minggu ini kita akan melakukan pemantauan kepada perusahaan yang ada," pungkas Andrian.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
One Way Lokal Diterapkan...
One Way Lokal Diterapkan dari KM 263 Tol Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek
Bus Tabrak Mobil Pikap...
Bus Tabrak Mobil Pikap di Tol Pejagan-Pemalang, 1 Tewas dan 33 Orang Luka-luka
Menjahit Harapan: dari...
Menjahit Harapan: dari Tangan Buruh Pemalang untuk Korban Bencana Sumatera
Pabrik Garmen Beroperasi...
Pabrik Garmen Beroperasi di Pemalang, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Bus Wisata Terguling...
Bus Wisata Terguling di Tol Pemalang, 3 Orang Tewas dan 18 Terluka
Korban Tewas Akibat...
Korban Tewas Akibat Pohon Beringin Tumbang saat Salat Idulfitri di Alun-alun Pemalang Jadi 3 Orang
Imbas Perang AS-Israel...
Imbas Perang AS-Israel Vs Iran, Perusahaan Tekstil dan Garmen Terancam Tutup
Upah Minimum Sektoral...
Upah Minimum Sektoral di Industri Garmen dan Tekstil Disebut Hanya Menambah Beban
Purbaya Ancam Pegawai...
Purbaya Ancam Pegawai Bea Cukai yang Dirumahkan Tak Dapat Gaji
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved