Buntut Kecelakaan Berulang, Heru Budi Minta Transjakarta Terapkan Safety First

Rabu, 09 November 2022 - 01:00 WIB
loading...
Buntut Kecelakaan Berulang,...
Bus Transjakarta menabrak pemotor di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta PT Transjakarta untuk menerapkansafety firstpada setiap layanan. Hal itu buntut kecelakaan berulang yang melibatkan bus Transjakarta.

”Transjakarta harus membangun pola pikir atau mindset untuk menerapkansafety firstdisetiap layanannya,” kata Heru di Balaikota, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2022). Baca juga: Bus Transjakarta Tabrak Pemotor di Cempaka Putih

Heru juga mendorong adanya standarisasi operasional prosedur (SOP) yang sama antara pengemudi dan operator Transjakarta. Hal itu guna menekan angka kecelakaan bus Transjakarta.

”Harus ada standarisasi pramudi yang sama untuk pengemudi Transjakarta dan operator,” ujarnya. Baca juga: Bus Transjakarta Sering Kecelakaan, DPRD Sarankan Dirut PT Transjakarta Diganti

Sebelumnya, kecelakaan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Jumat, 28 Oktober 2022 kemarin malam melibatkan mobil bus Transjakarta dengan pejalanan kaki yang sudah lanjut usia (lansia), FNR (62). Akibatnya, pejalan kaki tewas dirawat di rumah sakit.

”Kejadiannya kemarin, korban atas nama FNR meninggal dunia pasca terlibat kecelakaan dengan Bus Transjakarta,” ujar Kasi Laka Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Edi Purwanto, Sabtu (29/10).

Menurutnya, peristiwa itu terjadi pada Jumat, 28 Oktober 2022 semalam, yang mana Bus Transjakarta bernopol B 7003 SX itu melintas di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat dari arah Kebon Sirih ke Blok M, Jakarta Selatan.

Mobil bus tersebut berniat berbelok arah di lokasi, hanya saja pengemudi mobil tersebut diduga kurang berkonsentrasi hingga menabrak pejalan kali. Diduga kurang hati-hati dan konsentrasi. Saat berbelok arah menabrak pejalan kaki yang berjalan dari arah Timur ke Barat.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan bakal memberi sanksi kepada operator. Adapun bentuk sanksi salah satunya pemotongan kilometer termasuk pemotongan PSO.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tambang Batu Bara Meledak...
Tambang Batu Bara Meledak di China, 90 Orang Tewas
Cara Tepat Mengatasi...
Cara Tepat Mengatasi Rem Blong yang Perlu Diketahui para Sopir
Motor Sport Ini Tergantung...
Motor Sport Ini Tergantung di Lampu Lalu Lintas dalam Kecelakaan Aneh di Kanada
Rekomendasi
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Ruben Onsu Tegur Keras...
Ruben Onsu Tegur Keras Giorgio: Jangan Buat Kesan Seolah Ayahnya Sudah Tidak Ada
Kart.inc Kirim Dua Pembalap...
Kart.inc Kirim Dua Pembalap Indonesia ke Kejuaraan Dunia Gokart Elektrik di Italia
Berita Terkini
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Infografis
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved