KPK Periksa 11 Saksi Terkait Dugaan Korupsi di PUTR Sulsel

Sabtu, 05 November 2022 - 06:54 WIB
loading...
KPK Periksa 11 Saksi...
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 11 orang saksi di Markas Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (4/11/2022). Foto ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 11 saksi di Markas Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (4/11/2022). Pemeriksaan ini terkait perkara dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Rata Ruang Sulsel.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri menyampaikan bahwa 11 orang saksi tersebut masing-masing dari kontraktor, yakni Komisaris PT Kurnia Jaya Karya Yusuf Rombe Pasarrin, Direktur PT Bawakaraeng Lestari Ahmad Rauf Gani, dan Direktur PT Amin Jaya, Agung Dwi Setyawan.



Selanjutnya, Direktur PT Lompulle Haeruddin, Direktur PT Rahim Multi Sarana Faisal Rahim, Direktur PT Rahmat Utama Mulia Khaidyr T, Direktur PT Karya Subur Teknik Utama Samsuddin Yusuf, dan Direktur PT Rizkiyah, Yuli Silalong. Baca juga: KPK Pastikan Pertemuan Firli Bahuri dengan Lukas Enembe Sesuai UU

Kemudian pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulsel Lina Dwi Astuti, ASN Inspektorat Pemprov Sulsel Andi Amalia, dan pihak swasta Agustinus Isak Indan.

"Hari ini (Jumat) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi terkait pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2020 di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk tersangka ER (Edy Rahmat) dan kawan-kawan," kata Ali Fikri, (4/11/2022).

Sebelumnya, penyidik KPK menggeledah kediaman pribadi Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika Sari di Jalan Pelita Raya, Kecamatan Rappocini Makassar, pada Rabu (2/11/2022). Dari hasil penggeledahan itu Penyidik KPK membawa sejumlah dokumen diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Penyidik juga telah memeriksa 12 orang saksi di Markas Satuan Brimob Polda Sulsel pada Kamis (3/11/2022). Dua di antaranya pimpinan dewan, masing-masing Wakil Ketua DPRD Sulsel Darmawangsyah Muin asal Partai Gerindra dan Muzayyin Arif asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Saksi lainnya, berprofesi sebagai ASN di BPK RI Perwakilan Sulsel M Gilang Permata, ASN Fitri Zainuddin, ASN Winarti, ASN Darusman Idham, PPNS Dinas PTUR Sulsel Julita Rendi, dan pensiunan ASN Ayub Ali. Selanjutnya wiraswasta Kasbi Suriansyah, Arfa Anwar, Pertus Yalim, dan Andi Sudirman.

Sehingga terkait kasus ini, total 23 orang saksi diperiksa. Ini merupakan pengembangan penyidikan KPK usai menetapkan lima tersangka dalam kasus dugaan suap pemeriksaan Laporan Keuangan Pemprov Sulsel Tahun 2020. Tersangka sebagai pemberi suap adalah mantan Sekretaris Dinas PUTR Pemprov Sulsel Edy Rahmat (ER). Baca juga: Tegas! Ini Komitmen Kementerian Agama Soal Gaji dan Kontrak Kerja Guru PPPK

Lima tersangka penerima suap ialah Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sulawesi Tenggara sekaligus mantan Kepala Sub Auditorat Sulsel I BPK Perwakilan Provinsi Sulsel Andy Sonny (AS), dan Yohanes Binur Haryanto Manik (YBHM) selaku Pemeriksa BPK Perwakilan Sulsel.

Berikutnya Wahid Ikhsan Wahyudin (WIW) selaku mantan Pemeriksa Pertama BPK Perwakilan Provinsi Sulsel/Kasubbag Humas dan Tata Usaha BPK Perwakilan Provinsi Sulsel dan Gilang Gumilar (GG) selaku Pemeriksa Perwakilan BPK Provinsi Sulsel/Staf Humas dan Tata Usaha Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulsel.

Perkara ini mencuat atas dugaan adanya upaya meminta kepada auditor BPK RI Perwakilan Sulsel agar laporan keuangan tahun anggaran 2020 dikondisikan. Selain itu terungkap atas pengembangan kasus korupsi yang menjerat mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
Keluarga Tahanan Padati...
Keluarga Tahanan Padati Rutan KPK saat Momen Iduladha 2026
Gembleng Praja Utama...
Gembleng Praja Utama Antikorupsi, IPDN Gandeng KPK dan BPK
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Bareskrim Batal Periksa...
Bareskrim Batal Periksa Ketua Kadin Sultra Hari Ini, Alasan Sakit
Bupati Gatut Sunu Dibawa...
Bupati Gatut Sunu Dibawa ke KPK, Belasan Orang Terjaring OTT Masih Diperiksa di Polres Tulungagung
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Rekomendasi
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
Berita Terkini
Polisi Tutup Sementara...
Polisi Tutup Sementara Jalan Sudirman Imbas Demo Mahasiswa di Bundaran HI
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved