Tenggelam di Sungai Brantas, 2 Siswa SMP di Jombang Belum Ditemukan
Kamis, 03 November 2022 - 22:40 WIB
loading...
Dua siswa SMP yang tenggelam di Sungai Brantas, Kabupaten Jombang, belum berhasil ditemukan. Foto/iNews TV/Mukhtar Bagus
A
A
A
JOMBANG - Dua siswa SMP di Kabupaten Jombang, dilaporkan tenggelam di Sungai Brantas, Kamis (3/11/2022) sore. Upaya pencarian terus dilakukan, namun tubuh kedua korban tenggelam tersebut belum terlihat oleh tim SAR gabungan.
Baca juga: Mencekam! KM Mila Jaya Tenggelam, 84 Penumpang Panik Menyelamatkan Diri
Peristiwa tenggelamnya dua siswa SMP tersebut, membuat gempar warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Menerima laporan dari warga, petugas dari BPBD Kabupaten Jombang, langsung bergerak melakukan upaya pencarian korban tenggelam.
Pencarian korban tenggelam ini dilakukan dengan menyisir tepian Sungai Brantas, dari jalur darat. Selain itu, anggota tim SAR gabungan dibantu warga setempat juga melakukan pencarian korban tenggelam menggunakan perahu karet.
Baca juga: Video Pria Dugem Bersama Wanita-wanita Seksi Gemparkan Aceh Tengah
Ketua tim pencarian korban tenggelam, Abdi Purwoko mengatakan, kondisi arus Sungai Brantas saat ini masih sangat deras, sehingga menyulitkan proses pencarian korban tenggelam. "Untuk sementara proses pencarian kami hentikan, karena arus deras dan kondisi gelap," tuturnya.
Berdasarkan keterangan saksi mata, kedua korban tenggelam di Sungai Brantas tersebut, adalah Mohamad Alfin (14), dan Krisna (14). Kedua korban tenggelam berasal dari Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
![Tenggelam di Sungai Brantas, 2 Siswa SMP di Jombang Belum Ditemukan]()
Keduanya korban tenggelam, merupakan siswa SMP Islam Ibu Sina di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Keduanya pergi ke Sungai Brantas, tepatnya di Dam Karet Desa Jombatan, bertiga. Salah satunya berhasil selamat, yakni Exar Taditya (14).
Menurut penuturan Exar, setelah tiba di lokasi Dam Karet, kedua korban langsung turun dan bermain di Sungai Brantas. Saat itu, Exar justru pergi meninggalkan kedua temannya, untuk membeli minuman.
Baca juga: Istri Perwira Polisi Tewas Kecelakaan saat Pulang dari Hotel usai Selingkuh dengan Anggota Polantas
Setelah kembali ke Dam Karet, Exar sudah tak mendapati kedua temannya. Dia berupaya mencari kedua temannya, dan hanya menemukan sandal serta baju milik kedua temannya tersebut. Kemudian Exar meminta bantuan warga, dan melaporkan ke Polsek Kesamben.
Baca juga: Mencekam! KM Mila Jaya Tenggelam, 84 Penumpang Panik Menyelamatkan Diri
Peristiwa tenggelamnya dua siswa SMP tersebut, membuat gempar warga Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Menerima laporan dari warga, petugas dari BPBD Kabupaten Jombang, langsung bergerak melakukan upaya pencarian korban tenggelam.
Pencarian korban tenggelam ini dilakukan dengan menyisir tepian Sungai Brantas, dari jalur darat. Selain itu, anggota tim SAR gabungan dibantu warga setempat juga melakukan pencarian korban tenggelam menggunakan perahu karet.
Baca juga: Video Pria Dugem Bersama Wanita-wanita Seksi Gemparkan Aceh Tengah
Ketua tim pencarian korban tenggelam, Abdi Purwoko mengatakan, kondisi arus Sungai Brantas saat ini masih sangat deras, sehingga menyulitkan proses pencarian korban tenggelam. "Untuk sementara proses pencarian kami hentikan, karena arus deras dan kondisi gelap," tuturnya.
Berdasarkan keterangan saksi mata, kedua korban tenggelam di Sungai Brantas tersebut, adalah Mohamad Alfin (14), dan Krisna (14). Kedua korban tenggelam berasal dari Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.

Keduanya korban tenggelam, merupakan siswa SMP Islam Ibu Sina di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Keduanya pergi ke Sungai Brantas, tepatnya di Dam Karet Desa Jombatan, bertiga. Salah satunya berhasil selamat, yakni Exar Taditya (14).
Menurut penuturan Exar, setelah tiba di lokasi Dam Karet, kedua korban langsung turun dan bermain di Sungai Brantas. Saat itu, Exar justru pergi meninggalkan kedua temannya, untuk membeli minuman.
Baca juga: Istri Perwira Polisi Tewas Kecelakaan saat Pulang dari Hotel usai Selingkuh dengan Anggota Polantas
Setelah kembali ke Dam Karet, Exar sudah tak mendapati kedua temannya. Dia berupaya mencari kedua temannya, dan hanya menemukan sandal serta baju milik kedua temannya tersebut. Kemudian Exar meminta bantuan warga, dan melaporkan ke Polsek Kesamben.
(eyt)
Lihat Juga :