Pemkab Bojonegoro dan Bulog Tandatangani MoU Wujudkan Kedaulatan Pangan

Rabu, 02 November 2022 - 21:26 WIB
loading...
Pemkab Bojonegoro dan...
Pemkab Bojonegoro membuat MoU dengan Bulog terkait optimalisasi produksi padi, Rabu (2/11/2022). MoU ini sebagai langkah mewujudkan kedaulatan pangan.
A A A
BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Bulog terkait optimalisasi produksi padi, Rabu (2/11/2022). MoU ini sebagai langkah mewujudkan kedaulatan pangan.

MoU dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, Pimpinan Wilayah Jatim dan Cabang Bulog Bojonegoro, Sekretaris Daerah, kepala OPD, dan perwakilan BUMDes se-Kabupaten Bojonegoro. MoU dilakukan di rumah dinas Bupati Anna Mu'awanah.

MoU tersebut bernomor 134.4/017/KSB/412.011/2022, dan Nomor: MOU-21/DB000/KB.03.01/11/2022, tentang Optimalisasi Produksi Gabah/Beras Melalui Modern Rice Milling Plant, serta Pemberdayaan BUMD, BUMDesa, Poktan, dan Gapoktan. Kesepakatan kerja sama ditandatangani langsung Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah dan Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita.
Pemkab Bojonegoro dan Bulog Tandatangani MoU Wujudkan Kedaulatan Pangan

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah mengatakan sinergitas dan kerja sama antara Pemkab Bojonegoro dengan Perum Bulog merupakan landasan para pihak untuk saling memberi dukungan dan kerja sama. Yakni dalam peningkatan produksi dan kualitas gabah atau beras, serta optimalisasi pemanfaatan sarana pengolahan gabah atau beras melalui Modern Rice Milling Plant (MRMP).

"Juga memberdayakan sumber daya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat di Kabupaten Bojonegoro," terang Bupati Anna.

Sementara itu, Direktur Bisnis Perum Bulog Febby Novita sangat mengapresiasi upaya Pemkab Bojonegoro dengan adanya kerja sama ini. Ia menjelaskan, saat ini Bulog menjadi pemasok beras terbesar dan jangkauan yang luas di Indonesia.

"Kabupaten Bojonegoro salah satunya menjadi titik potensi berdirinya gudang dan penggilingan padi Bulog yang berada di Desa Kunci wilayah Kecamatan Dander," tuturnya.

Dengan adanya gudang dan penggilingan padi tersebut, lanjut Febby, akan punya nilai manfaat besar bagi petani. Karena petani tidak lagi menjual gabah atau beras ke tengkulak dengan harga rendah. Keuntungan bagi petani akan mampu membentuk kesadaran kolektif dalam rangka menyejahterakan petani.

"Bulog berkomitmen memberi kesempatan bagi Pemerintah Bojonegoro untuk mengelola nilai komoditas beras di pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani agar dirasakan masyarakat luas dampaknya," ucapnya.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Berita Terkini
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved