5 Raja Majapahit yang Memiliki Masa Jabatan Tersingkat
Rabu, 02 November 2022 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum dia menjadi raja, Majapahit sempat dilanda kekosongan selama tiga tahun sepeninggal Rajasawardhana tahun 1453.
Kekosongan kekuasaan ini diperkirakan karena adanya perebutan kekuasaan antara Suryawikrama melawan para keponakannya, yang dipimpin oleh Samarawijaya, putra sulung Wijayakumara.
2. Bhre Kertabumi
Memimpin sejak 1468 hingga 1478, berarti Bhre Kertabumi juga memiliki masa jabatan hanya 10 tahun. Pria yang juga dikenal Raden Alit ini diduga sempat melakukan pemberontakan terhadap Suraprabhawa (raja sebelumnya) yang kala itu menggantikan Rajasawardhana.
Pemberontakan ini dikarenakan dirinyalah yang lebih pantas karena merupakan anak dari Rajasawardhana. Bhre Kertabumi rupanya memiliki anak yang merupakan pendiri Kerajaan Demak, yakni Raden Patah.
3. Rajasawardhana
Ayah dari Bhre Kertabumi ini menjabat sebagai raja Majapahit dari 1451 hingga 1453 M. Sehingga Rajasawardhana diperkirakan hanya menjabat selama dua tahun saja.
Terdapat beberapa versi bagaimana Rajasawardhana dapat menjabat sebagai penguasa. Salah satunya adalah dia disebut melakukan kudeta disertai pembunuhan terhadap Kertawijaya (raja sebelumnya).
Kekosongan kekuasaan ini diperkirakan karena adanya perebutan kekuasaan antara Suryawikrama melawan para keponakannya, yang dipimpin oleh Samarawijaya, putra sulung Wijayakumara.
2. Bhre Kertabumi
Memimpin sejak 1468 hingga 1478, berarti Bhre Kertabumi juga memiliki masa jabatan hanya 10 tahun. Pria yang juga dikenal Raden Alit ini diduga sempat melakukan pemberontakan terhadap Suraprabhawa (raja sebelumnya) yang kala itu menggantikan Rajasawardhana.
Pemberontakan ini dikarenakan dirinyalah yang lebih pantas karena merupakan anak dari Rajasawardhana. Bhre Kertabumi rupanya memiliki anak yang merupakan pendiri Kerajaan Demak, yakni Raden Patah.
3. Rajasawardhana
Ayah dari Bhre Kertabumi ini menjabat sebagai raja Majapahit dari 1451 hingga 1453 M. Sehingga Rajasawardhana diperkirakan hanya menjabat selama dua tahun saja.
Terdapat beberapa versi bagaimana Rajasawardhana dapat menjabat sebagai penguasa. Salah satunya adalah dia disebut melakukan kudeta disertai pembunuhan terhadap Kertawijaya (raja sebelumnya).
Lihat Juga :