Vision+ dan MNC Peduli Gelar Pelatihan Produksi Konten Video ke Puluhan Mantan Napi
Selasa, 01 November 2022 - 15:22 WIB
loading...
Vision+, MNC Peduli dan Yayasan Anugerah Insan Residivist Bandung, Jawa Barat menggelar pelatihan produksi konten video yang diikuti puluhan mantan napi. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Vision+, MNC Peduli dan Yayasan Anugerah Insan Residivist Bandung, Jawa Barat menggelar pelatihan produksi konten video. Pelatihan dalam program CSR ini diikuti puluhan mantan narapidana (napi) yang merupakan anggota Yayasan Insan Residivist Bandung, Jawa Barat.
Kegiatan pelatihan yang bertajuk “Content Creation 101: Maximize Your Smartphone” dilaksanakan di pelataran kantor Yayasan Anugerah Insan Residivist Bandung, Jalan Cikungkurak 1, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (31/10/2022).
Baca juga: MNC Peduli Terus Kobarkan Semangat Berbagi
Acara menghadirkan pembicara Gianluigi Christoikov selaku produser Vision+ originals 12 Hari dan perwakilan dari Cameo Project Rio Sumantri. Para peserta sangat antusias mengikuti jalannya acara sejak awal hingga akhir.
Managing Director Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, selain memberikan hiburan yang menarik melalui original series, Vision+ juga ingin memberikan aksi nyata untuk turut andil dalam mengatasi isu stigma negatif terhadap mantan narapidana di masyarakat.
Kegiatan pelatihan yang bertajuk “Content Creation 101: Maximize Your Smartphone” dilaksanakan di pelataran kantor Yayasan Anugerah Insan Residivist Bandung, Jalan Cikungkurak 1, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (31/10/2022).
Baca juga: MNC Peduli Terus Kobarkan Semangat Berbagi
Acara menghadirkan pembicara Gianluigi Christoikov selaku produser Vision+ originals 12 Hari dan perwakilan dari Cameo Project Rio Sumantri. Para peserta sangat antusias mengikuti jalannya acara sejak awal hingga akhir.
Managing Director Vision+, Clarissa Tanoesoedibjo mengatakan, selain memberikan hiburan yang menarik melalui original series, Vision+ juga ingin memberikan aksi nyata untuk turut andil dalam mengatasi isu stigma negatif terhadap mantan narapidana di masyarakat.
Lihat Juga :