Akan Cabut Izin, Ini Penyebab Utama Konser Musik di Istora Dihentikan

Minggu, 30 Oktober 2022 - 04:36 WIB
loading...
Akan Cabut Izin, Ini...
Polisi menghentikan konser musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Jakarta Pusat, karena kelebihan kapasitas penonton dan kurangnya tenda medis. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Polisi terpaksa menghentikan konser musik 'Berdendang Bergoyang' di Istora Senayan, Jakarta Pusat, karena kelebihan kapasitas penonton dan kurangnya tenda medis pertolongan pertama.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin dan jajarannya, terpaksa memberhentikan acara konser musik ini yang dinilainya minim pengawasan dari panitia.

"Memang kejadian ini mulainya dari kemarin ya, evaluasi kami itu kemarin penonton sudah over kapasitas, ditambah lagi temuan kami kemarin, panitia hanya menyiapkan satu tenda kesehatan, dan di sana terjadi antrian orang yang minta pertolongan pertama karena banyak yang pingsan," ujarnya saat dihubungi, Sabtu (29/10/2022).

Baca juga: Penonton Over Kapasitas, Polisi Hentikan Konser Musik di Istora Senayan

Ia menegaskan, dari evaluasi yang ia peroleh saat pemanggilan pihak EO, kemungkinan akan mencabut izin konser yang masih berlanjut hingga esok hari.

"Izin sampai besok, tapi kami akan evaluasi kemungkinan kami temukan fakta yang lebih fatal, izin kami akan cabut untuk besok," imbuhnya.

Ia menjelaskan, tim panitia acara tersebut sudah diimbau untuk membatasi jumlah penonton, dengan hanya tiga dari lima panggung yang dimainkan.

Selain itu, pihak kepolisian juga meminta tenda fasilitas kesehatan untuk ditambahkan.

"Tadi pagi itu sudah kita panggil ke Polda untuk batasi jumlah penonton, kemudian berikutnya, minta dua panggung di luar ditutup, sehingga kami ijinkan satu panggung di dalam dan dua panggung di luar, kemudian kami juga minta ditambah tenda kesehatan, faktanya kami lihat yang dimainkan ada empat panggung di luar dimainkan satu lagi," kata dia.

"Sampai dengan pukul 20.00 tadi, kami cek di pintu masuk satu dan dua, itu jumlah pengunjung sudah lebih dari 21.000 orang, dan terbukti penonton yang dari luar, terbentur dengan kondisi yang tidak memungkinkan untuk menambah jumlah penonton, nah itulah yang terjadi dorong-dorongan antara yang keluar dan yang masuk," terangnya.

Komarudin menuturkan, acara yang seharusnya mendapat izin hingga pukul 23.00 WIB, tetapi panitia acara tetap memainkan konser hingga pukul 24.00 WIV pada Jumat (28/10/2022) kemarin.

"Sampai jam 23.00 (izin), semalam termasuk pelanggaran mereka sampai jam 12 sudah melewati batas waktu, kita sudah imbau mereka tetap main. Tapi hari ini pelanggaran banyak sekali paling fatal over kapasitas, karena mereka kami anggap tidak perhatikan faktor keselamatan dan banyak sekali jalur evakuasi yang tertutup," jelas nya.

Sebelumnya Kombes Pol Komarudin mengatakan, pihaknya terpaksa menghentikan acara dikarenakan kapasitas penonton yang melebihi aturan yang tertera di lokasi.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Pengacara Ungkap Roy...
Pengacara Ungkap Roy Suryo-Tifa Merasa Diperlakukan Seperti Bukan Anak Bangsa saat Ditangkap Polisi
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Rekomendasi
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Daya Saing Indonesia...
Daya Saing Indonesia Turun ke Peringkat 48 Dunia, Kalah dari Malaysia dan Vietnam
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved