Peringati Maulid Nabi dan Sumpah Pemuda, Santri Dukung Ganjar Gelar Tasyakuran dan Santunan
Sabtu, 29 Oktober 2022 - 17:27 WIB
loading...
Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Jakarta menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Sumpah Pemuda. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Relawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Jakarta menggelar tasyakuran dan doa bersama dalam rangka perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Sumpah Pemuda Tahun 2022 di Sekretariat Nasional SDG, Mampang, Jakarta Selatan.
Kornas Santri Dukung Ganjar Ustaz Acep Amirudin mengatakan, pihaknya juga melakukan perayaan Milad Ganjar Pranowo yang ke-54. Kelahiran Ganjar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Ganjar lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, pada 28 Oktober 1968.
Acep mengungkapkan, SDG juga menggelar kegiatan yang sama secara serentak di 15 provinsi di Indonesia. "Dalam kegiatan serentak ini kami juga menyantuni sekitar 1500 orang anak yatim di 15 provinsi," kata Acep dalam keterangannya, Sabtu (29/10/2022).
Baca juga: Doa Bersama, Ribuan Santri dan Kiai Doakan Ganjar Jadi Pemimpin Bangsa
Menurut Acep, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pemuda, khususnya kaum santri agar lebih baik dan berkontribusi untuk bangsa dan negara Indonesia. "Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, kita bisa mengingat kembali sejarah RI, karena tanpa adanya gerakan pemuda, Indonesia tidak akan seperti sekarang," ucapnya.
Kornas Santri Dukung Ganjar Ustaz Acep Amirudin mengatakan, pihaknya juga melakukan perayaan Milad Ganjar Pranowo yang ke-54. Kelahiran Ganjar bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Ganjar lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, pada 28 Oktober 1968.
Acep mengungkapkan, SDG juga menggelar kegiatan yang sama secara serentak di 15 provinsi di Indonesia. "Dalam kegiatan serentak ini kami juga menyantuni sekitar 1500 orang anak yatim di 15 provinsi," kata Acep dalam keterangannya, Sabtu (29/10/2022).
Baca juga: Doa Bersama, Ribuan Santri dan Kiai Doakan Ganjar Jadi Pemimpin Bangsa
Menurut Acep, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para pemuda, khususnya kaum santri agar lebih baik dan berkontribusi untuk bangsa dan negara Indonesia. "Dalam momentum Hari Sumpah Pemuda, kita bisa mengingat kembali sejarah RI, karena tanpa adanya gerakan pemuda, Indonesia tidak akan seperti sekarang," ucapnya.
Lihat Juga :