Chef William Wongso Ajak Delegasi PEMSEA Saling Kenal dan Bertukar Budaya Kuliner
Jum'at, 28 Oktober 2022 - 18:14 WIB
loading...
Jamuan makan malam di Little Amsterdam PIK 2 Kosambi.
A
A
A
TANGERANG - Pakar Kuliner Indonesia, Chef William Wongso menjamu para tamu delegasi PEMSEA Network of Local Governments (PNLG) Meeting Summit 2022 di Little Amsterdam, Kamis (27/10) malam. Sejumlah kuliner Indonesia pun disajikan untuk memanjakan lidah delegasi.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan makanan terumit yang disajikan, yakni rendang. Masakan berbahan daging yang berasal dari Sumatera Barat.
“Masakan paling rumit itu rendang. Bumbunya itu cabe, bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, jahe, kunyit terus daun-daun aromatik, daun kunyit, daun serai dan daun jeruk, santannya juga penting karena santannya harus santan yang kental dan tua,” ungkapnya di lokasi.
Dia mengharapkan dengan adanya aneka kuliner khas Indonesia ini dapat meningkatkan pengetahuan dan disukai para delegasi PEMSEA.
“Harapannya bagi para delegasi sehabis makan makanan ini harus saling mengenal, agar kita bertukar budaya kuliner antara Asian, yang paling dekat. Tidak usah muluk-muluk bisa sampai ke mana-mana, kalau kita bisa saling bertukar makanan Kamboja diperkenalkan di Indonesia makanan Filipina dan sebaliknya,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengungkapkan makanan terumit yang disajikan, yakni rendang. Masakan berbahan daging yang berasal dari Sumatera Barat.
“Masakan paling rumit itu rendang. Bumbunya itu cabe, bawang merah, bawang putih, kemiri, lengkuas, jahe, kunyit terus daun-daun aromatik, daun kunyit, daun serai dan daun jeruk, santannya juga penting karena santannya harus santan yang kental dan tua,” ungkapnya di lokasi.
Dia mengharapkan dengan adanya aneka kuliner khas Indonesia ini dapat meningkatkan pengetahuan dan disukai para delegasi PEMSEA.
“Harapannya bagi para delegasi sehabis makan makanan ini harus saling mengenal, agar kita bertukar budaya kuliner antara Asian, yang paling dekat. Tidak usah muluk-muluk bisa sampai ke mana-mana, kalau kita bisa saling bertukar makanan Kamboja diperkenalkan di Indonesia makanan Filipina dan sebaliknya,” pungkasnya.
Lihat Juga :