Polres Jakut Masih Menyelidiki Kasus 'Nasi Anjing'

Senin, 27 April 2020 - 19:31 WIB
loading...
Polres Jakut Masih Menyelidiki...
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto.Foto/SINDOnews/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Polrestro Jakarta Utara memastikan kasus 'Nasi Anjing' yang viral pada Minggu (26/4/2020) masih tetap terus diproses. Meskipun pemilik Yayasan Qahal, Biantoro Setijo yang juga pembuat 'Nasi Anjing' telah meminta maaf kepada warga.

"Permintaan maaf kemarin, tentunya kami mengapresiasi langkah 'gentle' yang dilakukan oleh mereka (Qahal). Namun demikian tentunya proses hukum ini akan terus berjalan dan akan kami lanjutkan," ungkap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto di Kampung Muka, Pademangan, Jakarta Utara, Senin (27/4/2020).

Budhi melanjutkan, proses kasus ini dalam tahap penyelidikan. Di mana polisi telah menggandeng Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Jakarta untuk menyelidiki kandungan 'Nasi Anjing' yang sempat menghebohkan warga Warkas, Jakarta Utara.

"Meskipun si pembuat mengatakan kandungan didalamnya halal, tapi kami dan BPOM sedang melakukan pemeriksaan terhadap makanan yang kami sita dari temukan yang dilaporkan warga itu. Nanti dari Balai POM akan menyampaikan apa kandungannya," jelasnya.

Jika hasil dari laboratorium telah keluar, Budhi mengungkapkan maka akan menentukan langkah selanjutnya."Ada sedikit keterlambatan, sebab petugas ASN BPOM memang sudah melakukan work from home (WFH), jadi kami tinggal menunggu hasilnya nanti seperti apa," ucapnya.

Sebelumnya polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi. Tiga dari masyarakat lingkungan Warakas daerah Masjid Babalun dan tujuh dari pengurus Yayasan Qahal.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Update Kasus Penjual...
Update Kasus Penjual Es Gabus, Polisi Bantah Ada Penganiayaan
Rekomendasi
Festival Dessert Terbesar...
Festival Dessert Terbesar Siap Maniskan Jakarta selama Tiga Pekan
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Berita Terkini
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
2 Pencuri Kabel Rp143...
2 Pencuri Kabel Rp143 Juta di Cikarang Selatan Ditangkap saat Beraksi
Jangan Lewatkan Bebas...
Jangan Lewatkan Bebas Denda Pajak Kendaraan, Gerai Samsat Hadir di PRJ
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved