KA Sulsel Diresmikan 29 Oktober, Presiden Jokowi Belum Dipastikan Hadir

Selasa, 25 Oktober 2022 - 23:56 WIB
loading...
KA Sulsel Diresmikan...
Stasiun kereta Tanete Rilau, Barru, Sulawesi Selatan, kini sudah rampung untuk menyambut uji coba pengoperasian kereta api Makassar - Parepare untuk rute Barru menuju Maros. Foto: SINDOnews/Maman Sukirman
A A A
MAKASSAR - Pengoperasian kereta api Makassar-Parepare untuk rute Barru menuju Maros direncakan digelar, Sabtu, (29/10/2022). Namun sayangnya, Presiden Joko Widodo yang seyogyanya dijadwalkan meresmikan uji coba itu belum dipastikan hadir.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah mengungkapkan, sampai saat ini, pihaknya belum mendapat informasi resmi terkait kehadiran Presiden Jokowi.

Akan tetapi, beberapa pejabat Pemprov Sulsel serta pejabat kabupaten serta Forkopimda dipastikan akan hadir.

Baca juga: Siap Beroperasi, Harga Tiket Kereta Api Maros-Barru Rp 10 Ribu

"Belum (ada informasi). Mungkin yang mendampingi Pak Gubernur itu Dirjen Kereta Api. Ini juga merupakan program strategis nasional yang disupport oleh Pemprov dengan Pemda yang dilewati jalur kereta apinya,” ungkap Arafah usai menghadiri rapat koordinasi percepatan pembangunan kereta api, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (25/10/2022).

Arafah menjelaskan, rencana soft launching atau uji coba nanti akan dilakukan secara terbatas. Tahap awal, uji coba dilakukan pada rute Barru menuju Pangkep.



"Penjelasan oleh Kepala Balai saat ini progres fisik tidak ada kendala. Rencana tanggal 29 Oktober pengoperasian terbatas. Itu dari Garongkong (Kabupaten Barru) ke Mangilu di Pangkep. Itu jaraknya kurang lebih 50 kilometer,” ungkapnya.

Menurutnya, awal November akan ditambah dari Garongkong ke Maros yang jaraknya mencapai 70 kilometer. “Untuk tahap awal itu uji coba sekali seminggu. Jadi nanti kalau ada yang berminat, nanti didaftar, dicatat, lalu difasilitasi oleh teman-teman Balai. Itu gratis,” ujarnya.

Baca juga: Kepala Rupbasan Makassar Dinonaktifkan Terkait Dugaan Jual Barang Sitaan Negara

Dia juga menjelaskan, gerbong yang akan digunakan dalam tahapan uji coba nanti adalah gerbong modifikasi. Satu gerbong bisa memuat penumpang sekitar 80-100 orang. Sementara gerbong yang baru dijadwalkan akan tiba pada akhir tahun ini.

"Kepala Balai juga menyampaikan bahwa Januari itu gerbongnya sudah dipakai yang baru. Jadi yang sementara ini gerbongnya modifikasi, jumlah penumpang 80-100. Kalau yang baru kami belum dapat info berapa kapasitas penumpang. Jumlahnya sekitar 2 gerbong," sebutnya.

Lebih jauh, Arafah juga mengatakan jika kereta api ini akan diintegrasikan dengan kendaraan penumpan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat menjangkau stasiun yang ada.

Baca juga: Pergeseran Jembatan Jalur Rel Kereta Api Trans Sulawesi Pakai Sistem Hidrolik

"Itu sudah kami rapatkan dengan stakeholder terkait, teman-teman Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) dan kami beserta Dishub kabupaten. Itu rencana ada layanan terintegrasi, mungkin salah satunya teman bus yang akan berpartisipasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Humas BPKA Sulsel, Ryan Agastiaguna mengatakan, pihaknya terus merampungkan seluruh proses jelang tahapan uji coba. Sejauh ini, jadwal uji coba masih sesuai dengan rencana awal dan belum ada perubahan.

"Uji coba pengoperasian kereta api akan dilaksanakan di bulan Oktober seperti kata Plt Dirjen Kereta Api, Zulmafendi waktu kunjungan di Stasiun Tenjo Tangerang. Saat ini kami sedang melakukan proses uji fungsi jalur, bangunan dan sintel dan safety assessment . Mohon doa supaya kita sama-sama yang pertama mencoba transportasi kereta api," tandasnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
BRI Insurance dan PNM...
BRI Insurance dan PNM Tanam 7.000 Mangrove di Makassar
Atasi Persoalan Sampah,...
Atasi Persoalan Sampah, Pembangunan PSEL di Makassar Harus Segera Terealisasi
Infrastruktur Dinilai...
Infrastruktur Dinilai Belum Siap, Investasi Peternakan Ayam Disarankan Ditunda
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
HGI City Cup 2026-Makassar...
HGI City Cup 2026-Makassar Fest Sukses Besar, Surabaya Jadi Kota Berikutnya
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga dan ESDM Jamin Pasokan Energi Jelang Idulfitri di Sulsel
Rekomendasi
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Kontroversi Jeda Hidrasi...
Kontroversi Jeda Hidrasi di Piala Dunia 2026, Klopp Punya Pendapat Sendiri
Menembus Lima Abad Sejarah...
Menembus Lima Abad Sejarah Jakarta dari Kamar House of Tugu di Kota Tua
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
Presiden Trump: Zelensky...
Presiden Trump: Zelensky Belum Siap untuk Perdamaian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved