BPS: Pelaku Penusukan Remaja di Bogor Bukan Petugas Sensus
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 13:05 WIB
loading...
BPS Kabupaten Bogor menyebut pelaku penusukan remaja di wilayah Kecamatan Sukaraja, bukan petugas sensus. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BOGOR - Badan Pusat Statistik ( BPS ) Kabupaten Bogor menyebut pelaku penusukan remaja di wilayah Kecamatan Sukaraja, bukan petugas sensus. Masyarakat diminta untuk berhati-hati jika terdapat seseorang yang mengaku-ngaku petugas sensus.
"Iya (pelaku) bukan petugas sensus. Kami tuh minta masyarakat lebih hati-hati dengan adanya begini. Sehingga mereka harus meyakinkan bahwa yang datang mengetuk pintu itu apakah petugas sensus atau bukan. Kita juga kasih tas ransel, ada nametag, QR code gitu. Jadi kalau enggak seperti ini, itu berarti bukan (petugas sensus)," kata Kepala BPS Kabupaten Bogor R Gandari Adianti Aju Fatimah, Sabtu (22/10/2022).
Dia khawatir, adanya pelaku penusukan yang mengaku petugas sensus itu membuat masyarakat Kabupaten Bogor enggan untuk dilakukan sensus. Baca juga: Pelaku Penusukan Remaja hingga Tewas di Kalideres Ditangkap
"Kita baca berita pelaku nyamar jadi orang sensus, nanti takutnya orang jadi takut untuk dicatat (sensus). Nanti orang-orang akan takut membuka pintu. Kami sudah menyiapkan dengan nametag dan ada QR codenya. Kalau enggak percaya bisa discan barcode-nya. Kalau tanpa ada tanda pengenal yang sah, sebaiknya jangan dibukakan," tuturnya.
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya masih berupaya untuk mengidentifikasi pelaku penusukan. Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa saksi-saksi.
"Iya (pelaku) bukan petugas sensus. Kami tuh minta masyarakat lebih hati-hati dengan adanya begini. Sehingga mereka harus meyakinkan bahwa yang datang mengetuk pintu itu apakah petugas sensus atau bukan. Kita juga kasih tas ransel, ada nametag, QR code gitu. Jadi kalau enggak seperti ini, itu berarti bukan (petugas sensus)," kata Kepala BPS Kabupaten Bogor R Gandari Adianti Aju Fatimah, Sabtu (22/10/2022).
Dia khawatir, adanya pelaku penusukan yang mengaku petugas sensus itu membuat masyarakat Kabupaten Bogor enggan untuk dilakukan sensus. Baca juga: Pelaku Penusukan Remaja hingga Tewas di Kalideres Ditangkap
"Kita baca berita pelaku nyamar jadi orang sensus, nanti takutnya orang jadi takut untuk dicatat (sensus). Nanti orang-orang akan takut membuka pintu. Kami sudah menyiapkan dengan nametag dan ada QR codenya. Kalau enggak percaya bisa discan barcode-nya. Kalau tanpa ada tanda pengenal yang sah, sebaiknya jangan dibukakan," tuturnya.
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, pihaknya masih berupaya untuk mengidentifikasi pelaku penusukan. Masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan memeriksa saksi-saksi.
Lihat Juga :