Tak Masuk Pendataan PPPK, Puluhan Honorer Geruduk Adbang Pemda Indramayu
Sabtu, 22 Oktober 2022 - 09:11 WIB
loading...
Puluhan tenaga honorer atau pegawai tidak tetap (PTT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Diskopdagin Indramayu menggeruduk Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang) Kabupaten Indramayu, Jumat (21/10/2022). Foto SINDOnews
A
A
A
INDRAMAYU - Puluhan tenaga honorer atau pegawai tidak tetap (PTT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) dan Diskopdagin Indramayu menggeruduk Bagian Administrasi Pembangunan (Adbang) Kabupaten Indramayu, Jumat (21/10/2022). Mereka memperjuangkan kepastian status agar terdaftar dalam rasionalisasi pendataan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Abdurakman, honorer dari BPBD Indramayu mengatakan, pihaknya ingin menanyakan ke Adbang perihal konfirmasi sebelumnya yang dilakukan para honorer di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Indramayu.
"Karena dari keterangan BKPSDM itu harus berdasarkan rujukan dari Adbang kalau ingin didata," kata Abdurakman. Baca juga: Cara Daftar PPPK 2022 Melalui SSCASN BKN, Berikut Dokumen dan Tips Agar Bisa Lolos
Honorer lainnya, Ismail Husni mengungkapkan, terkait pendataan mereka, para honorer yang datang hari merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah. "Kita merasa dirugikan, karena kita tidak masuk di pendataan (PPPK). Padahal itu hanya pendataan, kami tidak muluk-muluk. Cuma mungkin pemerintahan itu tidak memperhatikan, sehingga kami dengan teman-teman melakukan aksi yang liar," ungkap dia.
Abdurakman, honorer dari BPBD Indramayu mengatakan, pihaknya ingin menanyakan ke Adbang perihal konfirmasi sebelumnya yang dilakukan para honorer di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Indramayu.
"Karena dari keterangan BKPSDM itu harus berdasarkan rujukan dari Adbang kalau ingin didata," kata Abdurakman. Baca juga: Cara Daftar PPPK 2022 Melalui SSCASN BKN, Berikut Dokumen dan Tips Agar Bisa Lolos
Honorer lainnya, Ismail Husni mengungkapkan, terkait pendataan mereka, para honorer yang datang hari merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah. "Kita merasa dirugikan, karena kita tidak masuk di pendataan (PPPK). Padahal itu hanya pendataan, kami tidak muluk-muluk. Cuma mungkin pemerintahan itu tidak memperhatikan, sehingga kami dengan teman-teman melakukan aksi yang liar," ungkap dia.
Lihat Juga :