Viral Mata Merah Darah Aremania Terkena Tembakan Gas Air Mata, Ini Kata Pindad

Jum'at, 14 Oktober 2022 - 15:43 WIB
loading...
Viral Mata Merah Darah...
Mata merah darah terkena gas air mata. Foto: Istimewa
A A A
BANDUNG - Masyarakat digegerkan viralnya kabar terkait kondisi mata suporter Arema FC (Aremania) Cahayu Nur Dewata dan Kevia Nazwa Ainur Rohma, yang masih memerah akibat terkena tembakan gas air mata.

Kedua Aremania cantik itu merupakan korban luka dalam Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Meski sudah lebih dari 10 hari sejak tragedi terjadi, kondisi mata keduanya hingga Rabu (12/10/2022) masih memerah, bahkan tampak berwarna merah darah.

Baca juga: Kompolnas Dalami Penggunaan Gas Air Mata dalam Tragedi Kanjuruhan

Keduanya menjadi korban luka, dari 737 korban luka saat terjadinya Tragedi Kanjuruhan. Saat tragedi terjadi, mereka berada di tribun 12 dan terkena gas air mata yang ditembakkan polisi serta terinjak-injak penonton lain.

Menanggapi kabar viral tersebut, PT Pindad (Persero) sebagai produsen gas air mata yang selama ini digunakan Polri tak bisa memberikan penjelasan terkait kondisi mata yang merah akibat tembakan gas air mata tersebut.

"Kalau untuk itu akan lebih bijak dari tim medis yang mungkin lebih paham gejalanya terhadap manusia seperti apa karena bisa berbeda-beda," ujar VP Penjaminan Mutu K3LH PT Pindad, Prima Kharisma, di kantor PT Pindad, Jalan Terusan Gatot Subroto, Kota Bandung, Jumat (14/10/2022).

Baca: TGIPF Kanjuruhan Sebut Penggunaan Gas Air Mata Kedaluwarsa Penyimpangan

Prima menegaskan, bahwa gas air mata buatan Pindad bersifat iritan. Artinya, gas air mata tersebut berupa senyawa yang menyebabkan iritasi. Dalam uji coba di ruang terbuka, efek yang dapat dirasakan, yakni kulit memerah, gatal, dan mata berair dan akan berangsur hilang setelah 20-30 menit.

"Berdasarkan pengalaman pengujian dengan pengguna, jadi ada efeknya kulit merah kemudian gatal, kemudian mata berair. Itu yang terjadi dan uji itu dilakukan di ruang terbuka dan efeknya itu hilang berangsur-angsur setelah 20 menit," jelasnya.

Baca: Pakar Kimia Unhan: Gas Air Mata Kedaluwarsa Tidak Berbahaya

Meski begitu, Prima mengakui bahwa pihaknya belum pernah melakukan pengujian gas air mata yang diproduksinya di ruangan tertutup. Selama ini, kata Prima, pengujian selalu dilakukan di ruangan terbuka.

"Untuk di ruang tertutup sendiri kami belum pernah melakukan pengujiannya. Yang kami lakukan selama ini adalah di ruang terbuka. Tapi, di sini yang perlu dipahami adalah berapa banyaknya (gas air mata), karena itu ada yang berpengaruh. Pertama durasinya, kemudian konsentrasinya, maka jika semakin lama itu (efeknya) akan semakin parah," tukasnya.
(san)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pernyataan Lengkap Mendiktisaintek...
Pernyataan Lengkap Mendiktisaintek soal Gerakan Aksi Mahasiswa dan Insiden Gas Air Mata di Unisba
Insiden di Kampus Unpas...
Insiden di Kampus Unpas dan Unisba, Ini Pernyataan Resmi Polda Jabar
Unpas dan Unisba Tegaskan...
Unpas dan Unisba Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Dalam Demo Ricuh Tadi Malam
Viral Aparat Sisir Massa...
Viral Aparat Sisir Massa hingga Kampus Unpas, Kapolda Jabar: hoaks!
Aparat Tembakkan Gas...
Aparat Tembakkan Gas Air Mata ke Kampus Unisba dan Unpas, 12 Mahasiswa Pingsan
Gas Air Mata Masih Menyengat...
Gas Air Mata Masih Menyengat di Depan Mako Brimob Kwitang
Pindad Diminta Bikin...
Pindad Diminta Bikin Mobil Berkaca Khusus Presiden, Mungkinkah Ranops Inovasi Prabowo?
Prabowo Minta Pindad...
Prabowo Minta Pindad Buat Mobil Khusus Presiden untuk Sapa Warga
Pindad Turun Gunung:...
Pindad Turun Gunung: Dari Maung ke Lumpur Sawah, Siapkan Mobil Listrik Murah Meriah Rp50 Jutaan
Rekomendasi
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Berita Terkini
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Bangun Sinergitas, Pemkot...
Bangun Sinergitas, Pemkot Bogor Bersama Pelaku Usaha Ikuti Kompetisi Padel
HUT ke-499 DKI, Parade...
HUT ke-499 DKI, Parade Mobil Hias hingga Tarian Khas Jakarta Meriahkan Jakfestival di Ancol
Infografis
Kevin Diks Janjikan...
Kevin Diks Janjikan Darah dan Air Mata untuk Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved