Jatim Fair 2022 Ajang Pelaku UMKM Jatim Masuk Pasar Lebih Luas

Sabtu, 08 Oktober 2022 - 02:05 WIB
loading...
Jatim Fair 2022 Ajang Pelaku UMKM Jatim Masuk Pasar Lebih Luas
Gubernur Khofifah Indar Parawansa usai pembukaan Jatim Fair 2022 di Grand City Surabaya, Jumat (7/10/2022).
A A A
SURABAYA - Jatim Fair 2022 resmi dibuka, Jumat (7/10/2022) di Exhibition Hall Grand City Surabaya. Event rangkaian HUT Jawa Timur ini diharapkan mampu memotivasi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bangkit usai pandemi selama dua tahun terakhir.

"Semoga lewat ajang ini, muncul lebih banyak lagi enterpreneur muda yang mampu menembus pasar-pasar baru, termasuk pasar ekspor dengan membawa produk lokal," ungkap Khofifah.

Bertema ‘Optimis Jatim Bangkit’, Jatim Fair 2022 digelar selama 7 hari dari 7-13 Oktober 2022. Tahun ini tercatat sebanyak 281 stand yang mengikuti acara Jatim Fair 2022 secara offline.

Baca juga: Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris: Masalahnya Gas Air Mata!

Stand-stand tersebut di antaranya berasal dari OPD Pemprov Jatim, Kabupaten/Kota di Jatim, BUMN/BUMD, Swasta, UMKM sampai beberapa Kabupaten/Kota di luar Jatim. Selain bisa dikunjungi secara offline, masyarakat juga bisa berbelanja produk yang dipamerkan di Jatim Fair 2022 ini melalui marketplace Tokopedia.

Khofifah menyebut Jatim Fair 2022 menjadi forum bisnis yang mempertemukan antara produsen dan juga pembeli tak hanya dari Jawa Timur, namun juga luar provinsi dan pulau serta mancanegara dengan berbagai latar belakang. Ajang ini juga menjadi bukti komitmen Pemprov Jatim untuk mendorong UMKM Jatim semakin maju.

"Saya optimistis ajang ini mampu menjadi motor penggerak dan percepatan kebangkitan ekonomi masyarakat di Jatim. Apalagi ini digelar offline usai dua tahun lamanya berkonsep hybrid," imbuhnya.

Khofifah bahkan mengungkapkan bahwa waktu pelaksanaan Jatim Fair 2022 sebaiknya lebih diperpanjang. Dengan begitu, transaksi perdagangan yang dicapai akan lebih besar dan kesempatan pelaku UMKM untuk mendapatkan pasar yang lebih luas lagi akan semakin besar.

Khofifah menerangkan, sektor UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian di Jawa Timur. Dimana kontribusi Nilai Tambah (NTB) K-UMKM terhadap PDRB Jawa Timur pada Tahun 2021 mencapai 57,81%, meningkat sebesar 0,56% dibandingkan Tahun 2020.

"Jejaring pelaku UMKM Jatim akan semakin bertambah luas. Koneksi yang terbangun ini tentu akan berujung pada transaksi perdagangan. Ajang ini juga menjadi sarana tolak ukur kekuatan daya saing produk yang dipamerkan,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Khofifah, Jatim Fair 2022 juga dimaksimalkan oleh Pemprov Jatim untuk mensosialisasikan berbagai program dan arah kebijakan Pemprov Jatim kepada masyarakat. Juga, menjaring berbagai aspirasi, kritik, dan saran dari masyarakat agar penyelenggaraan pelayanan publik di Jatim semakin lebih baik dan prima.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2228 seconds (11.210#12.26)