Sampah Dianggap Penyebab Banjir, Anggota DPRD DKI Minta Satgas UPK Kerja Ekstra

Kamis, 06 Oktober 2022 - 19:54 WIB
loading...
Sampah Dianggap Penyebab...
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth menilai prilaku membuang sampah sembarangan menjadi salah satu penyebab banjir. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Hujan deras yang mengguyur Jakarta beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir . Sampah dianggap sebagai salah satu penyebab banjir Jakarta.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengatakan, membuang sampah sembarangan serta banyaknya sampah yang belum dikelola dengan baik, bisa mengakibatkan sumbatan di selokan air sehingga menimbulkan banjir.

Baca juga: Banjir Rendam 41 RT dan 17 Ruas Jalan di Jakarta, 3 Pintu Air Status Waspada

"Kebiasaan manusia yang sering membuang sampah sembarangan menjadi salah satu faktor penyebab bencana banjir. Sampah-sampah yang dibuang sembarangan tersebut mengendap dan menyumbat selokan air, bahkan sungai," ujar Kenneth dalam keterangannya, Kamis (6/10/2022).

Politikus PDIP ini menilai tingkat kesadaran masyarakat saat ini masih sangat minim untuk tidak membuang sampah sembarangan. Oleh karena itu, pria yang akrab disapa Kent itu meminta kepada Satgas Unit Pelaksana Kebersihan (UPK) Badan Air Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta agar kerja ekstra keras dalam melakukan pengawasan terkait persoalan sampah yang terdapat di lokasi-lokasi rawan banjir.

"Dalam praktik untuk tidak membuang sampah sembarangan, menurut saya bahwa tingkat kesadaran masyarakat kita masih sangat kurang. Tetapi kita kan tidak boleh menyerah begitu saja, dalam hal ini harus ada usaha ekstra. Kita bisa memaksimalkan peran petugas-petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup dalam mengontrol volume sampah," ucapnya.

Satgas UPK perlu ekstra keras untuk memantau sampah-sampah yang muncul pada saat hujan lebat. Sebab dalam kondisi hujan lebat lah perlu harus lebih diperhatikan secara khusus.

Baca juga: Bangun Saringan Sampah, Pemprov DKI: 52 Ton Sampah dalam Sehari Lintasi Kali Ciliwung

"Jika tidak dibersihkan dan diangkat secepatnya, yang saya temukan di lapangan, sering kali sampah ini menghambat saluran air dan pompa-pompa pengendali banjir. Kalau sudah terjadi kondisi seperti ini, pasti bencana banjir tidak bisa terelakkan," ucapnya.

Selain tanggung jawab dari Satgas UPK Badan Air DLH dalam membersihkan sampah, kata Kent, masyarakat juga harus sadar diri untuk bekerja sama tidak membuang sampah sembarangan.

"Satgas UPK Badan Air DLH yang diterima kerja itu harus rajin. Prinsipnya mereka harus memahami tugas masing-masing. Sering juga saya temukan bahwa petugas rumah pompa masih memungut sampah yang notabene bukan tupoksi mereka. Pada saat saya tanya ke petugas pompa tersebut, intinya mereka takut disalahkan jika wilayah tersebut terlanda banjir. Jadi terpaksa mereka melakukan hal yang secara prinsip bukan tugas mereka," ketus Kent.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPD PDIP Jakarta itu menyebutkan, seharusnya Satgas UPK Badan Air DLH ditempatkan di setiap rumah-rumah pompa. Karena pada saat hujan besar, secara otomatis jumlah sampah pasti banyak menuju ke rumah pompa tersebut. Dalam kondisi seperti krusial seperti inilah Satgas UPK Badan Air DLH sangat dibutuhkan.

"Selain itu petugas harus ada yang keliling dalam mengecek apakah ada sampah yang menyangkut di saluran air. Jikalau hal ini benar-benar dilakukan dan menjadi perhatian dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, saya yakin bisa sangat membantu dalam pengendalian bencana banjir di DKI Jakarta," tutur Kent.

Kent meminta kepada Pemprov DKI Jakarta agar segera melakukan sheetpile di sejumlah kali di Jakarta. Sebab, warga bantaran kali akan sering kebanjiran jika belum dilakukan turap.

"Harus secepatnya mensheetpile di bantaran kali, karena jika setiap ada air kiriman pasti akan berdampak langsung ke pemukiman warga di sekitaran bantaran kali. Ini yang saat ini masih terkendala terkait dengan pembebasan lahan," tukasnya.

Menurut Kent, masalah pembebasan lahan ini seharusnya menjadi beban pemerintah, dimana pengadaannya diatur dalam UU yang berlaku. Oleh karena itu, ia meminta antar OPD atau lembaga Muspida berkolaborasi.

"Tujuannya untuk bisa segera mengeksekusi permasalahan di wilayah itu," beber Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI ini.

Kent pun berharap agar masyarakat semakin kuat kesadarannya untuk bijak mengelola sampah dari rumah masing-masing. Masyarakat bisa mulai peduli terhadap sampah dengan memperhatikan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).

"Kesadaran jangan buang sampah sembarangan kita lakukan demi kebaikan bersama, agar Jakarta terbebas dari banjir," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
15.800 Ton Sampah Luar...
15.800 Ton Sampah Luar Angkasa Berkecepatan 28.000 km/jam Akan Jatuh ke Bumi
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Rekomendasi
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Jerman Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Infografis
Imbas Aksi May Day 2023,...
Imbas Aksi May Day 2023, Pemprov DKI Jakarta Angkut 30 Ton Sampah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved