Cegah Covid, Ratusan TKA asal China Diisolasi Setibanya di Konawe

Sabtu, 04 Juli 2020 - 12:15 WIB
loading...
Cegah Covid, Ratusan...
Petugas Dinas Kesehatan Konawe, Sulawesi Tenggara, berpakaian lengkap APD melakukan pemeriksaan 261 TKA asal China. (Foto: SINDONews/Febriyono Tamenk)
A A A
KONAWE - Sebanyak 261 Tenaga Kerja Asing (TKA) gelombang 1 dan 2 asal China tiba di Kecamatan Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara (Sulteng) menjalani karantina mandiri di dua lokasi terpisah. Sebelum melewati 14 hari, para TKA tidak diperkenankan untuk bekerja.

TKA gelombang 1 sebanyak 156 orang menjalani karantina di mess PLTU, sedangkan gelombang 2 sejumlah 105 orang di tempatkan di mess yang berada di lokasi pabrik milik PT Obsidian Stainless Steel (PT OSS). BACA JUGA : Pemerintah Punya Waktu Hingga 20 Juli Respon RUU HIP

Perwakilan PT Virtue Dragon Nickel Industry (PT VDNI) dan Obsidian Stainless Steel (OSS), Yin Xing Hui melalui juru bicara Maimun mengatakan, seluruh TKA yang baru tiba ini akan menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala dan pemantauan yang dilakukan tim medis Dinas Kesehatan Konawe.

"Karantina mandiri dilakukan dan disiapkan pihak perusahaan agar tidak bercampur dengan TKA yang akan datang selanjutnya. Sebelum melewati masa karantina, mereka tidak diperkenankan untuk bekerja," kata Maimun, Sabtu (4/7/2020). BACA JUGA : 8 Tempat Lokalisasi Prostitusi dan Prostitusi yang Melegenda

Terkait masuknya TKA asal China, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah kerjasama dengan PT VDNI dan OSS untuk merekrut tenaga kerja lokal yang sudah diagendakan pada 6 Juli 2020. Nantinya untuk 1 TKA akan didampingi 7 hingga 8 tenaga kerja lokal.

Dijelaskannya, sebanyak 500 TKA akan masuk Konawe untuk menyelesaikan 33 tungku pabrik PT VDNI dan OSS. "Mereka-mereka ini tenaga ahli dan kontraktor yang memiliki kemampuang untuk membangun tunku pemurnian nikel," terangnya.
(zai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Magnitudo 3,9...
Gempa Magnitudo 3,9 Mengguncang Konawe
Gempa Magnitudo 4,3...
Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Konawe Sulawesi Tenggara
Pangdam XIV Hasanuddin...
Pangdam XIV Hasanuddin Dukung Smelter Ceria Group Jadi Perusahaan Level Dunia
Penerapan ESG, Petani...
Penerapan ESG, Petani di Sekitar PT Ceria Dapat Bantuan 3,2 Ton Pupuk
Gempa M4,7 Guncang Konawe,...
Gempa M4,7 Guncang Konawe, Getaran Dirasakan hingga Buton Utara
2 Pekerja Terluka Akibat...
2 Pekerja Terluka Akibat Ledakan Pabrik Smelter Nikel di Kaltim, Begini Faktanya
Kisah Ardi, Mantan Driver...
Kisah Ardi, Mantan Driver Ojol dan Awardee LPDP Kini Jadi Supervisor di Industri Nikel Morowali
Smelter Merah Putih...
Smelter Merah Putih Ekspor Perdana Feronikel, Bupati: Ubah Wajah Industri Tambang Kolaka
Kolaborasi Bank Mandiri...
Kolaborasi Bank Mandiri dan Ceria Corp, Ekspor Perdana FeNi Produksi Smelter Merah Putih
Rekomendasi
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved