Partai Perindo Minta Selidiki Kerusuhan Kanjuruhan, Mahyudin: Ini Tragedi Sepak Bola Indonesia

Minggu, 02 Oktober 2022 - 16:57 WIB
loading...
Partai Perindo Minta...
Tampak suporter yang menjadi korban kerusuhan pada tragedi Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) malam. (Ist)
A A A
MALANG - Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Mahyudin menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya ratusan orang pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan , Malang, Sabtu (1/10/2022).

"Kami keluarga besar Partai Perindo mengucapkan duka cita mendalam atas terjadinya tragedi yang menelan korban jiwa pascapertandingan sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang," katanya, Minggu (2/10/2022).

Mahyudin menyesalkan terjadinya kericuhan yang menimbulkan korban ratusan jiwa di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Menurutnya, kejadian tersebut merupakan tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Bahkan, menjadi terbesar kedua dalam jumlah suporter yang tewas setelah tragedi Estadio Nacional, Lima, Peru tahun 1964 yang menewaskan 328 orang.

"Kita sangat menyesalkan terjadinya kericuhan, yang menimbulkan jumlah korban tewas dengan rekor terbesar kedua di dunia," tegasnya.

Mahyudin berharap kejadian ini tak lagi terulang. "Kita harap ini yang terakhir, karena tidak ada pertandingan sepak bola sebanding dengan nyawa manusia," katanya.

Mahyudin meminta pihak Menpora, Polri, PSSI dan pihak-pihak terkait lainnya untuk duduk bersama, melakukan penyidikan atas kejadian ini.

Ia juga meminta dilakukan evaluasi menyuruh terhadap sistem pengamanan yang dilakukan dalam pertandingan Liga 1 selama ini, terutama dalam pertandingan yang banyak menyedot animo masyarakat.

"Harus segera dilakukan penyidikan siapa yang bertanggungjawab atas kejadian ini. Evaluasi terkait pengamanan dan persyaratanizin dalam pertandingan," katanya.

Baca: Mencekam dan Mengerikan, Ini Cerita Suporter yang Selamat dari Tragedi Kanjuruhan.

Seperti diketahui, laga Arema vs Persebaya berlangsung ricuh dan menwaskan ratusan orang di Stadion Kanjuruhan, Malang, dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Hal itu bermula saat Arema dipastikan tumbang 2-3 dari tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Kericuhan dimulai ketika para Aremania turun ke lapangan begitu peluit panjang dibunyikan sekitar pukul 22.00 WIB, Sabtu (1/10/2022). Mereka kecewa setelah tim kesayangan mereka kalah dari sang rival bebuyutan, Persebaya.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, dalam konferensi pers di Malang, Minggu (2/10/2022) mengungkapkan total korban jiwa dalam peristiwa mematikan tersebut mencapai ratusan orang, di antaranya anggota Polri.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Struktur Kabupaten dan...
Struktur Kabupaten dan Kota Selesai, DPW Perindo Bengkulu Matangkan Verpol 2027
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved