Sejarah Stasiun Manggarai, Pernah Disinggahi Jenderal Besar Soedirman
Sabtu, 01 Oktober 2022 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, tempat ini berkembang menjadi sebuah perkampungan. Pada awalnya, jalur perkeretaapian di wilayah Manggarai dibangun oleh perusahaan swasta Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NISM) dengan lintas Jakarta-Bogor.
Setelah itu, perusahaan kereta api negara Staatssporwegen (SS) mengambil alih jaringan kereta api di Jakarta pada tahun 1913. Di bawah pengoperasiannya, SS menata ulang jalur kereta api di Jakarta.
Salah satu upayanya adalah dengan membangun Stasiun Manggarai yang secara resmi beroperasi pada 1918. Selain stasiun, SS juga membangun perumahan dinas untuk pegawai SS dan sebah bengkel kereta api.
Bengkel yang beroperasi sejak 1920 itu merupakan bengkel kereta api terbesar dan termodern pada masanya. Baca: Manggarai Jadi Stasiun Sentral, Progres Pembangunan Capai 60,125 Persen
Terdapat hal yang menarik dari pembangunan Stasiun Manggarai. Pada saat diresmikan, Stasiun Manggarai belum sepenuhnya selesai. Pembangunan tiang peron yang sejatinya didesain dengan baja harus mengalami kendala karena gejolak Perang Dunia I.
Hal ini mengakibatkan kekosongan stok baja dari Eropa sehingga bahan peron diganti dengan kayu jati. Pada tahun 1925, bertepatan dengan ulang tahun ke-50 SS, Staatssporwegen mengoperasikan kereta listrik untuk yang pertama kalinya dengan lintas Jakarta-Tanjung Priok.
Setelah itu, perusahaan kereta api negara Staatssporwegen (SS) mengambil alih jaringan kereta api di Jakarta pada tahun 1913. Di bawah pengoperasiannya, SS menata ulang jalur kereta api di Jakarta.
Salah satu upayanya adalah dengan membangun Stasiun Manggarai yang secara resmi beroperasi pada 1918. Selain stasiun, SS juga membangun perumahan dinas untuk pegawai SS dan sebah bengkel kereta api.
Bengkel yang beroperasi sejak 1920 itu merupakan bengkel kereta api terbesar dan termodern pada masanya. Baca: Manggarai Jadi Stasiun Sentral, Progres Pembangunan Capai 60,125 Persen
Terdapat hal yang menarik dari pembangunan Stasiun Manggarai. Pada saat diresmikan, Stasiun Manggarai belum sepenuhnya selesai. Pembangunan tiang peron yang sejatinya didesain dengan baja harus mengalami kendala karena gejolak Perang Dunia I.
Hal ini mengakibatkan kekosongan stok baja dari Eropa sehingga bahan peron diganti dengan kayu jati. Pada tahun 1925, bertepatan dengan ulang tahun ke-50 SS, Staatssporwegen mengoperasikan kereta listrik untuk yang pertama kalinya dengan lintas Jakarta-Tanjung Priok.
Lihat Juga :