Kejam, Oknum Kadus dan 4 Centengnya Aniaya Janda Penjual Duren hingga Trauma
Selasa, 27 September 2022 - 14:39 WIB
loading...
Janda korban penganiayaan kepala dusun. Foto: Iman/SINDOnews
A
A
A
NIAS - Sungguh miris dialami Rosiati Zega alias Ina Kana (59), janda asal Lauru Sibohou, Desa Berua, Kecamatan Namohalu Esiwa. Dia diduga dianiaya sseorang Kepala Dusun Desa Meafu, berinisial JL.
Tidak hanya JL, Ina Kana juga dianiaya oleh 4 centeng sang kepala dusun lainnya, yakni IL alias Ina Awa, AL als Ina Bepi, RH alias Ina Wandi, dan EH. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polres Nias.
Diketahui, korban Rosiati merupakan janda beranak lima, yang sehari hari hanya mengandalkan hasil penjualan getah karet kebunnya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan anak-anaknya.
Baca juga: Polisi Diminta Segera Ringkus Pembunuh Kepala Dusun di Bulukumba
"Penganiayaan bermula saat saya hendak menjual buah durian hasil kebun saya kepada pengepul," katanya, kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).
Ina Kana lalu mengantarkan durian miliknya dengan mengangkat dalam goni dari rumahnya ke pinggir jalan untuk dijual. Saat sedang menunggu pengepul durian datang untuk membeli, tiba-tiba lewat Kadus inisial JL melintas.
"Dia lalu menghentikan sepeda motornya dan membentak saya. Dia juga menyuruh saya untuk tidak menjual durian di lokasi tersebut," sambung Ina.
Baca: Parah, Kepala Dusun di Bali Malah Nyambi Jualan Narkoba
Karena merasa tidak berbuat salah, Ina tidak menghiraukan sikap dan ucapan dari JL. Kesal tidak dihiraukan, akhirnya JL turun dari sepeda motornya dan menyerakkan dengan menendang durian milik Ina Kana.
"Tiba-tiba dia (JL) menyerakkan dan menendang durian ku, dan kemudian saya kembali memungut durian itu, sambil bertanya ke dia, kenapa melakukan itu," tuturnya.
Tidak berenti di situ, oknum Kadus JL malah menendang Ina Kana hingga tersungkur jatuh. "Dia menendang saya persis di pinggang sebelah kanan, hingga saya tersungkur di tanah," jelasnya.
Tidak hanya JL, Ina Kana juga dianiaya oleh 4 centeng sang kepala dusun lainnya, yakni IL alias Ina Awa, AL als Ina Bepi, RH alias Ina Wandi, dan EH. Kasus ini pun telah dilaporkan ke Polres Nias.
Diketahui, korban Rosiati merupakan janda beranak lima, yang sehari hari hanya mengandalkan hasil penjualan getah karet kebunnya untuk memenuhi kehidupan sehari-hari dan anak-anaknya.
Baca juga: Polisi Diminta Segera Ringkus Pembunuh Kepala Dusun di Bulukumba
"Penganiayaan bermula saat saya hendak menjual buah durian hasil kebun saya kepada pengepul," katanya, kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).
Ina Kana lalu mengantarkan durian miliknya dengan mengangkat dalam goni dari rumahnya ke pinggir jalan untuk dijual. Saat sedang menunggu pengepul durian datang untuk membeli, tiba-tiba lewat Kadus inisial JL melintas.
"Dia lalu menghentikan sepeda motornya dan membentak saya. Dia juga menyuruh saya untuk tidak menjual durian di lokasi tersebut," sambung Ina.
Baca: Parah, Kepala Dusun di Bali Malah Nyambi Jualan Narkoba
Karena merasa tidak berbuat salah, Ina tidak menghiraukan sikap dan ucapan dari JL. Kesal tidak dihiraukan, akhirnya JL turun dari sepeda motornya dan menyerakkan dengan menendang durian milik Ina Kana.
"Tiba-tiba dia (JL) menyerakkan dan menendang durian ku, dan kemudian saya kembali memungut durian itu, sambil bertanya ke dia, kenapa melakukan itu," tuturnya.
Tidak berenti di situ, oknum Kadus JL malah menendang Ina Kana hingga tersungkur jatuh. "Dia menendang saya persis di pinggang sebelah kanan, hingga saya tersungkur di tanah," jelasnya.
Lihat Juga :