Jayapura Memanas! 3 Remaja di Distrik Muara Tami Dipanah OTK, Begini Faktanya
Jum'at, 23 September 2022 - 03:09 WIB
loading...
Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Victor D. Mackbon memberikan keterangan kepada wartawan di Jayapura, Kamis malam (22/9/2022). Foto: iNewsTV/Chanry Andrew Suripaty
A
A
A
JAYAPURA - Situasi Kamtibmas di wilayah Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura , Papua, Kamis malam (22/9/2022) sekitar pukul 20.00 WIT memanas menyusul informasi adanya seorang remaja diserang oleh orang tidak kenal (OTK) menggunakan panah wayar.
Penyerangan itu terjadi saat tiga remaja masing-masing, Wahyu (16) bersama dua rekannya Nabil (14) dan Irzan (17) sedang asyik bermain, namun tiba-tiba diserang oleh OTK. Akibatnya, Wahyu mengalami luka serius setelah panah wayar tertancap di pinggir telinga korban.
Baca juga: Pukul Guru hingga Berdarah, Siswa SMA Negeri 9 Kupang Jalani Proses Hukum
“Saya mendapatkan informasi dari Kapolsek Muara Tami bahwa ada korban bernama Wahyu (16) bersama saksi Nabil (14) dan Irzan (17) yang melaporkan bahwa korban telah terkena panah wayar hingga tembus di bagian telinga, dimana laporan awalnya baik saksi maupun korban menyampaikan bahwa mereka di panah oleh orang yang tidak dikenal,.Hal itu memicu emosional warga dengan mencari pelaku,” ungkap Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Victor D. Mackbon, kepada wartawan di Jayapura, Kamis malam (22/9/2022).
Namun sayangnya, informasi ketiga pelajar diserang oleh OTK dan menyebakan seorang rekan dari ketiga remaja itu terluka adalah tidak benar atau hoax.
Penyerangan itu terjadi saat tiga remaja masing-masing, Wahyu (16) bersama dua rekannya Nabil (14) dan Irzan (17) sedang asyik bermain, namun tiba-tiba diserang oleh OTK. Akibatnya, Wahyu mengalami luka serius setelah panah wayar tertancap di pinggir telinga korban.
Baca juga: Pukul Guru hingga Berdarah, Siswa SMA Negeri 9 Kupang Jalani Proses Hukum
“Saya mendapatkan informasi dari Kapolsek Muara Tami bahwa ada korban bernama Wahyu (16) bersama saksi Nabil (14) dan Irzan (17) yang melaporkan bahwa korban telah terkena panah wayar hingga tembus di bagian telinga, dimana laporan awalnya baik saksi maupun korban menyampaikan bahwa mereka di panah oleh orang yang tidak dikenal,.Hal itu memicu emosional warga dengan mencari pelaku,” ungkap Kapolresta Jayapura Kota, AKBP Victor D. Mackbon, kepada wartawan di Jayapura, Kamis malam (22/9/2022).
Namun sayangnya, informasi ketiga pelajar diserang oleh OTK dan menyebakan seorang rekan dari ketiga remaja itu terluka adalah tidak benar atau hoax.
Lihat Juga :