TGB Zainul Majdi: Ekspresi Keberagamaan Harus Menguatkan Ke-Indonesiaan
Sabtu, 10 September 2022 - 16:25 WIB
loading...
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, TGB Muhammad Zainul Majdi saat Dialog Kebangsaan Lintas Tokoh yang digelar di Hotel JW Marriott, Medan, Sumut, Jumat (9/9/2022) malam. Foto/Ist
A
A
A
MEDAN - Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi mengajak seluruh warga bangsa untuk menempatkan rasa persaudaraan sebagai centrum (pusat) dari semua kegiatan.
Hal itu agar kompleksitas keragaman bisa dikelola secara baik demi kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca juga: TGB Zainul Majdi Sebut Kekayaan Terbesar Indonesia adalah Persatuan
Apalagi belakangan ini, muncul kelompok-kelompok yang mendatangkan ideologi agama, namun justru memperuncing perbedaan yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan itu.
"Mari kita letakkan kebangsaan dalam arti rasa persaudaraan itu sebagai sentrum dari semua kegiatan kita. Kita boleh punya ormas keagamaan, tapi centrumnya adalah semua ekspresi keberagamaan kita harus menguatkan ke-Indonesiaan kita," kata TGB saat menjadi pembicara pada Dialog Kebangsaan yang digelar di Hotel JW Marriott, Medan, pada Jumat (9/9/2022).
TGB menjelaskan, perbedaan adalah karunia dari Allah. Karena merupakan karunia Allah, maka setiap kita tunduk pada hukum syukur dan kufur nikmat atas perbedaan tersebut.
"Ketika nikmat perbedaan itu mampu dikelola dengan baik, kata TGB, maka perbedaan akan jadi berkah. Akan menjadi modal untuk membangun sesuatu yang baik. Akan tetapi jika dikufuri, tidak disyukuri sebagaimana mestinya, maka nikmat bisa menjadi musibah," tukasnya.
Hal itu agar kompleksitas keragaman bisa dikelola secara baik demi kepentingan persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca juga: TGB Zainul Majdi Sebut Kekayaan Terbesar Indonesia adalah Persatuan
Apalagi belakangan ini, muncul kelompok-kelompok yang mendatangkan ideologi agama, namun justru memperuncing perbedaan yang berpotensi merusak persatuan dan kesatuan itu.
"Mari kita letakkan kebangsaan dalam arti rasa persaudaraan itu sebagai sentrum dari semua kegiatan kita. Kita boleh punya ormas keagamaan, tapi centrumnya adalah semua ekspresi keberagamaan kita harus menguatkan ke-Indonesiaan kita," kata TGB saat menjadi pembicara pada Dialog Kebangsaan yang digelar di Hotel JW Marriott, Medan, pada Jumat (9/9/2022).
TGB menjelaskan, perbedaan adalah karunia dari Allah. Karena merupakan karunia Allah, maka setiap kita tunduk pada hukum syukur dan kufur nikmat atas perbedaan tersebut.
"Ketika nikmat perbedaan itu mampu dikelola dengan baik, kata TGB, maka perbedaan akan jadi berkah. Akan menjadi modal untuk membangun sesuatu yang baik. Akan tetapi jika dikufuri, tidak disyukuri sebagaimana mestinya, maka nikmat bisa menjadi musibah," tukasnya.
Lihat Juga :