Akhiri Swastanisasi Air, PAM Jaya Bakal Tarik Karyawan Palyja-Aetra

Sabtu, 10 September 2022 - 11:19 WIB
loading...
Akhiri Swastanisasi...
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin.Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - BUMD PAM Jaya menandatangani kesepakatan bersama tentang pengalihan aspek sumber daya manusia dalam masa transisi jelang putus kontrak pengelolaan air oleh swasta atau swastanisasi air. PAM Jaya akan menarik karyawan Palyja dan Aetra menjadi pegawai internalnya melalui proses rekrutmen

Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin mengatakan, menjelang berakhirnya swastanisasi air pada 31 Januari 2023, PAM Jaya akan menarik karyawan Palyja dan Aetra menjadi pegawai internalnya melalui proses rekrutmen. Serta pengalihan atas hal-hal lainnya yang berhubungan dengan sumber daya manusia.

“Sesuai kesepakatan, PAM Jaya dapat mempekerjakan karyawan kedua mitra dengan menyesuaikan kualifikasi yang dibutuhkan PAM Jaya dan mempertimbangkan sejarah karier, kepangkatan, dan pengalaman karyawan tersebut,” kata Arief Nasrudin dalam keterangannya, Sabtu (10/9/2022).

Arief menuturkan, kesepakatan perekrutan karyawan kedua perusahaan swasta ini dibuat untuk memastikan masa transisi tidak mengganggu operasional pelayanan air di Jakarta.

Dalam kesepakatan ini, Palyja dan Aetra sepakat untuk tetap memperhitungkan hak masa kerja karyawan kedua mitra sebelum dialihkan kepada PAM Jaya.Baca: Transformasi Pelayanan Digital, PAM Jaya Inisiasi Smart Water Hackathon

“Kami berterima kasih atas kerja sama dari kedua mitra (Palyja dan Aetra) melalui kesepakatan ini, sehingga proses transisi dapat berjalan baik dengan tetap mengutamakan kepentingan pelanggan,” tuturnya.

Arief melanjutkan, kesepakatan ini juga akan mencakup pengalihan pengetahuan sehubungan dengan aspek SDM, uji tuntas dan kajian lain yang berkaitan dengan SDM, pemetaan dan pemahaman mengenai aspek SDM yang berada di mitra, serta identifikasi informasi-informasi dan dokumen-dokumen mitra yang terkait SDM.

Dalam menyambut putus kontrak swastanisasi air, PAM Jaya membentuk tim transisi dengan fokus pada lima kluster. Kluster pertama, tim transisi akan mengambil alih aset-aset milik Aetra dan Palyja.

Kluster kedua, tim akan memproses urusan bisnis seperti produksi dan pelayanan air bersih kepada warga yang sebelumnya dijalankan dua mitra swasta itu. Lalu, kluster ketiga akan fokus pada sumber daya manusia.

"Kluster keempat terkait dengan legal aspek, aspek hukum pemindahaan pengelolaan air secara menyeluruh. Sementara, kluster kelima fokus kepada sumber utama atau main source," ucapnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sepekan Digelar, Jakarta...
Sepekan Digelar, Jakarta Fair 2026 Raih 1,5 Juta Pengunjung
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Ketum PASI Luhut Panjaitan...
Ketum PASI Luhut Panjaitan Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Pelatnas Jangka Panjang
Berita Terkini
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved