Gelar Unjuk Rasa, Gema Keadilan Desak Pemerintah Turunkan Harga BBM
Selasa, 06 September 2022 - 10:13 WIB
loading...
GEMA Keadilan mendesak pemerintah menurunkan harga BBM dengan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara.Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah telah mengumumkan kenaikan harga BBM pada Sabtu, 3 September 2022. Keputusan tersebut menimbulkan penolakan dari berbagai elemen masyarakat.
Presiden Gema Keadilan Indra Kusumah mengatakan, menyikapi keputusan pemerintah tersebut GEMA Keadilan mendesak pemerintah menurunkan harga BBM dengan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara bersama berbagai elemen masyarakat dengan sejumlah tuntutan.
“Turunkan harga BBM. Keputusan itu zalim dan nir-empati karena realitasnya saat ini harga minyak dunia turun dan masyarakat yang sedang tertatih-tatih berjuang pulih secara ekonomi setelah dihantam pandemi Covid-19. Negara lain seperti Amerika dan Malaysia justru menurunkan harga BBM," kata Indra Kusumah pada Selasa (6/9/2022).
Sebelumnya, rakyat juga mendapatkan janji Presiden Jokowi bahwa tidak ada kenaikan BBM sampai akhir tahun. Indra juga membantah klaim harga BBM bersubsidi di Indonesia termurah.
"Faktanya RON 95 dengan kualitas di atas Pertamax di Malaysia harga RM2.05 atau Rp6.642/liter. Jauh lebih murah dari pertalite RON 90 di Indonesia padahal kualitas pertalite di bawahnya. Bahkan di dalam negeri terkuak fakta ada pihak swasta, yang menjual BBM lebih murah dari BBM bersubsidi yaitu seharga Rp8.900/liter," ucapnya.
Presiden Gema Keadilan Indra Kusumah mengatakan, menyikapi keputusan pemerintah tersebut GEMA Keadilan mendesak pemerintah menurunkan harga BBM dengan menggelar aksi unjuk rasa di Istana Negara bersama berbagai elemen masyarakat dengan sejumlah tuntutan.
“Turunkan harga BBM. Keputusan itu zalim dan nir-empati karena realitasnya saat ini harga minyak dunia turun dan masyarakat yang sedang tertatih-tatih berjuang pulih secara ekonomi setelah dihantam pandemi Covid-19. Negara lain seperti Amerika dan Malaysia justru menurunkan harga BBM," kata Indra Kusumah pada Selasa (6/9/2022).
Sebelumnya, rakyat juga mendapatkan janji Presiden Jokowi bahwa tidak ada kenaikan BBM sampai akhir tahun. Indra juga membantah klaim harga BBM bersubsidi di Indonesia termurah.
"Faktanya RON 95 dengan kualitas di atas Pertamax di Malaysia harga RM2.05 atau Rp6.642/liter. Jauh lebih murah dari pertalite RON 90 di Indonesia padahal kualitas pertalite di bawahnya. Bahkan di dalam negeri terkuak fakta ada pihak swasta, yang menjual BBM lebih murah dari BBM bersubsidi yaitu seharga Rp8.900/liter," ucapnya.
Lihat Juga :