Survei Deloitte Indonesia: Tren Pengguna Layanan Telemedisin Meningkat

Jum'at, 02 September 2022 - 22:23 WIB
loading...
Survei Deloitte Indonesia:...
Layanan digital kesehatan atau telemedisin ternyata disukai masyarakat. Survei yang dilakukan Deloitte Indonesia menunjukkan bahwa 98 persen pengguna akan terus menggunakan layanan telemedisin. Foto ist
A A A
JAKARTA - Layanan digital kesehatan atau telemedisin ternyata disukai masyarakat dan akan terus berkembang di masa depan. Survei yang dilakukan Deloitte Indonesia menunjukkan bahwa 98 persen pengguna akan terus menggunakan layanan telemedisin di masa depan.



Menyikapi tren ini, Deloitte menerbitkan laporan survei layanan digital kesehatan yang dimuat dalam publikasi Digitising Indonesia’s Health Care Sector. Dalam survei ditemukan. Baca juga: Positif Covid-19, Belum Dapat WA Telemedisin? Hubungi Kemenkes ke Nomor Ini

Life Science and Healthcare Industry Leader, Deloitte Indonesia, Steve Aditya mengatakan, responden survei mencakup pengguna dan tenaga kesehatan di Indonesia. Survei bagi pengguna dilakukan terhadap 224 responden. Dalam survei yang dilakukan Deloitte Indonesia ini terungkap bahwa mayoritas pengguna telemedisin puas dengan layanan yang diberikan.

"Sekitar 57 persen responden merasa puas dengan layanan telemedisin. Hampir semua responden atau sekitar 98 persen menyatakan bahwa mereka akan terus menggunakan layanan telemedisin di masa depan. Dan sekitar 38 persen responden percaya bahwa layanan telemedisin dapat menggantikan setidaknya seperempat kunjungan mereka ke rumah sakit," beber Steve, Kamis (1/9/2022).

Temuan tersebut, tambah Steve, mengungkapkan masih terbukanya peluang pengembangan telemedisin di Indonesia dan juga bisnis di bidang tersebut. Survei juga dilakukan terhadap 30 tenaga kesehatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian kecil atau sebanyak 27,8 persen responden merasa yakin dalam memanfaatkan telemedisin dalam pekerjaannya. Sedangkan, 38,80 persen merasa kurang yakin disebabkan oleh kualitas peralatan. Baca juga: Studi: Teknologi Telemedisin Bantu Turunkan Kadar Glukosa Pasien Diabetes

"Responden tenaga kesehatan menekankan pentingnya perkembangan teknologi kesehatan digital dan infrastruktur telekomunikasi, serta sistem informasi kesehatan yang terintegrasi dalam mewujudkan layanan telemedisin yang lebih optimal," ungkapnya.

Lanjut Steve, di masa depan, layanan telemedisin juga dapat diintegrasikan dengan teknologi bio-genomika (bio-genomics). "Teknologi ini berpeluang memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien," jelasnya.

Deketahui, untuk mendukung layanan teknologi kesehatan digital, pemerintah kini sedang melaksanakan Proyek Palapa Ring yang membangun jaringan serat optik nasional sepanjang lebih dari 35.000 km kabel laut dan lebih dari 21 km kabel di daratan untuk menyediakan jaringan 4G di 34 provinsi dan 440 kota dan kabupaten.

Pada tahun 2025 jaringan 5G akan dibangun di seluruh Indonesia. Pembangunan infrastruktur ini sangat penting bagi penyediaan layanan kesehatan digital di Indonesia.

Brian Indradjaja selaku Technology Media and Telecommunications Industry Leader, Deloitte Indonesia mengatakan, pembangunan infrastruktur baik telekomunikasi maupun jaringan distribusi dan logistik sangat penting untuk mendukung layanan kesehatan digital saat ini dan di masa depan.

Hal itu, lanjut Brian, sangat membantu untuk memastikan kecepatan pengiriman obat-obatan dan alat diagnostik sehingga sampel tes diagnostik yang dikirim untuk laboratorium memiliki shelf-life yang baik.

"Dengan semakin berkembangnya telemedisin dan ketersediaan infrastruktur yang semakin berkualitas, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan kesehatan digital," tutup Brian.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Survei Nasional: 83,7...
Survei Nasional: 83,7 Persen Publik Puas Kinerja Pertamina
Perkuat Akses Digital...
Perkuat Akses Digital di Papua Pegunungan, Community Gateway Diresmikan
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
55 UMKM di Bantargebang...
55 UMKM di Bantargebang Digembleng Go Digital
Gebrakan Pelindo Diapresiasi,...
Gebrakan Pelindo Diapresiasi, Hasil Survei: 85% Lebih Pelanggan Puas
Jangan Sepelekan Saluran...
Jangan Sepelekan Saluran Cerna, Deteksi Dini demi Cegah Penyakit Serius
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Rekomendasi
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved