PMK Semakin Meluas, 313 Ekor Hewan Ternak di Maros Terinfeksi

Jum'at, 02 September 2022 - 15:48 WIB
loading...
PMK Semakin Meluas,...
Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Maros semakin meluas dan semakin banyak. Foto: Sindonews/Najmi S Limonu
A A A
MAROS - Penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Maros semakin meluas dan semakin banyak. Jumlahnya bahkan telah mencapai angka 313 ekor ternak.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros mencatat, penyebaran PMK meluas kelima kecamatan, yakni, Kecamatan Moncongloe, Tanralili, Marusu, Kecamatan Turikale dan Kecamatan Lau.

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Tenaga Kesehatan Tangani PMK

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, Muhammad Danial mengatakan, hingga saat ini, total jumlah ternak yang terinfeksi PMK berjumlah sekitar 313 ekor. 44 ekor diantaranya merupakan merupakan kerbau.

"Penyebarannya sudah semakin luas. Dari 81 ekor ternak beberapa waktu lalu, hingga saat ini sudah mencapai 313 ternak sapi dan kerbau," jelasnya.

Meski begitu, ada juga hewan ternak yang sembuh dari PMK . Jumlahnya kata dia sekitar 25 ekor ternak sapi. Hewan ternak sapi ini kembali sembuh setelah ditangani dan dirawat dengan baik oleh petugas kesehatan hewan.

"Hewan ternak ini berada di Desa Bontomate'ne. Kita harapkan seluruh hewan yang terinfeksi dan sakit bisa segera sembuh tanpa harus dipotong paksa," ujarnya kepada wartawan.

Danial merinci, penyebaran PMK di lima Kecamatan ini yakni Kecamatan Moncongloe Desa Moncongloe Lappara sebanyak 17 ekor sapi. Kecamatan Tanralili Desa Allaere, 48 ekor sapi, Kecamatan Marusu, desa Ma'rumpa ada 2 ekor sapi, Desa Bontomate'ne 92 ternak, Desa A'bulu sibatang, ternak kerbau sebanyak 44, dan 32 ekor sapi, desa temappduae 102 ekor sapi.

Sementara Kecamatan Turikale kelurahan Adatongeng 8 ekor sapi, Kecamatan Lau, kelurahan maccini Baji 7 ekor sapi, Kelurahan soreang, 13 ekor sapi.

"Untuk Kecamatan Moncongloe, semuanya telah dipotong paksa. Dan ini merupakan daerah pertama ditemukannya PMK di Maros," ungkapnya.

Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan (UPTD Puskeswan) dr Ujistiani mengatakan, hingga saat ini, pihaknya terus gencar melakukan vaksinasi untuk mencegah penyebaran PMK di seluruh Kabupaten Maros.

Baca Juga: Menko PMK Tekankan Vaksinasi Memprioritaskan Garda Depan

"Kami tetap melakukan vaksinasi. Hanya saja saat ini kami lebih fokus untuk melakukan vaksinasi di zona hijau. Karena sesuai aturan, vaksinasi bisa dilakukan di daerah yang jaraknya mencapai 3 KM dari lokasi kasus yang ada," ujarnya.

Saat ini kata dia, Kabupaten Maros telah mendapatkan sekirar 3.000 dosis vaksinasi PMK. Jumlah ini termasuk vaksin booster PMK.

"Kita mendapatkan bantuan vaksin sekitar 3.000 dosis. Termasuk vaksin booster. Hanya saja untuk booster ini belum dilakukan, karena kami masih fokus ke dosis pertama saja. Yang kedua ini baru bisa diberikan jika jarak vaksin pertama dan kedua ini telah berjarak 1 bulan. Sementara di Maros, kita baru melakukan vaksin pertama sekitar 10 hari lalu," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PMK Meluas, Penutupan...
PMK Meluas, Penutupan Pasar Hewan Terbesar di Bali Diperpanjang
Jelang Idul Adha, DPRD...
Jelang Idul Adha, DPRD Klungkung Minta Penanganan PMK Dipercepat
Penyakit Mulut dan Kuku...
Penyakit Mulut dan Kuku Merebak, Pemerintah Diminta Stop Impor Daging
Pemprov DKI Jamin Kesehatan...
Pemprov DKI Jamin Kesehatan Hewan Kurban Aman dari PMK
Satgas Relaksasi Aturan...
Satgas Relaksasi Aturan Lalu Lintas Hewan Rentan PMK
Rekomendasi
IHSG Menguat 2,67% Sore...
IHSG Menguat 2,67% Sore Ini, Ditutup di Level 5.900
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Gelar OTT, KPK Tangkap...
Gelar OTT, KPK Tangkap 5 ASN BPK
Berita Terkini
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, 27-28 Juni Gratis Naik Transum, Bebas Masuk Ancol dan Ragunan
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved