Heboh Polisi Minta Wartawan Bicara dengan Pohon, Ini Penjelasan Kapolres Jakbar
Kamis, 01 September 2022 - 18:30 WIB
loading...
Anggota Polsek Kembangan dengan awak media MNC Group saling bersalaman dan memohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Foto/MPI/Dimas Choirul
A
A
A
JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Pasma Royce bersama sejumlah pejabat utama melaksanakan kunjungan ke kantor MNC Media dalam rangka silaturahmi dan klarifikasi terkait viralnya video yang melibatkan wartawan MNC Media dengan Polsek Kembangan.
Saat itu, anggota Polsek Kembangan menyuruh wartawan untuk berbicara dengan pohon saat hendak mengonfirmasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sedang ditangani di Polsek Kembangan.
”Selama ini Polres Metro Jakarta Barat telah membina hubungan baik terhadap para awak media, apa yang terjadi di lapangan jangan sampai berlarut-larut dan segera untuk diluruskan,” ujar Pasma, Kamis (1/9/2022). Baca juga: Kunjungi Polsek Kembangan, Kapolres Jakbar Diapresiasi Tokoh Pemuda
Pasma menjelaskan apa yang telah terjadi merupakan kesalahpahaman dari anggotanya. Sehingga, dia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi anggotanya kepada semua awak media.
”Saya selaku Kapolres Metro Jakarta Barat ingin meluruskan atas kesalahpahaman yang terjadi oleh anggota, apa yang telah terjadi menjadi pelajaran berharga dan semakin meningkatkan hubungan sinergitas antara Polres Metro Jakarta Barat dengan media,” ujarnya.
Sementara Anggota Polsek Kembangan dengan awak media MNC Group saling bersalaman dan memohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Sebelumnya, dua anggota Polsek Kembangan diperika oleh Propam Polda Metro Jaya.
Seperti diberitakan, seorang wartawan dari salah satu media mainstream diminta untuk berbicara dengan pohon oleh satu anggota polisi yang diduga merupakan penyidik Polsek Kembangan, saat hendak meliput untuk meminta konfirmasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Saat itu, anggota Polsek Kembangan menyuruh wartawan untuk berbicara dengan pohon saat hendak mengonfirmasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang sedang ditangani di Polsek Kembangan.
”Selama ini Polres Metro Jakarta Barat telah membina hubungan baik terhadap para awak media, apa yang terjadi di lapangan jangan sampai berlarut-larut dan segera untuk diluruskan,” ujar Pasma, Kamis (1/9/2022). Baca juga: Kunjungi Polsek Kembangan, Kapolres Jakbar Diapresiasi Tokoh Pemuda
Pasma menjelaskan apa yang telah terjadi merupakan kesalahpahaman dari anggotanya. Sehingga, dia berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran berharga bagi anggotanya kepada semua awak media.
”Saya selaku Kapolres Metro Jakarta Barat ingin meluruskan atas kesalahpahaman yang terjadi oleh anggota, apa yang telah terjadi menjadi pelajaran berharga dan semakin meningkatkan hubungan sinergitas antara Polres Metro Jakarta Barat dengan media,” ujarnya.
Sementara Anggota Polsek Kembangan dengan awak media MNC Group saling bersalaman dan memohon maaf atas kesalahpahaman yang terjadi. Sebelumnya, dua anggota Polsek Kembangan diperika oleh Propam Polda Metro Jaya.
Seperti diberitakan, seorang wartawan dari salah satu media mainstream diminta untuk berbicara dengan pohon oleh satu anggota polisi yang diduga merupakan penyidik Polsek Kembangan, saat hendak meliput untuk meminta konfirmasi kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Lihat Juga :