Jakarta Penyumbang Covid-19 Tertinggi, Kadinkes DKI: Masih Terkendali
Kamis, 01 September 2022 - 15:47 WIB
loading...
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - DKI Jakarta tercatat masih menjadi wilayah penyumbang tertinggi angka kasus Covid-19 di Indonesia. Meski begitu, kasus di Jakarta dinilai terkendali meski kasus Covid-19 masih belum hilang seutuhnya di Ibu Kota.
”Alhamdulillah DKI Jakarta mampumengendalikan, kasus Covid-19 terkendali meskipun sekali lagi belum hilang, kasusnya masih ada, untuk itu hanya ada dua yang bisa kita dorong percepatannya,” kata Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti, Kamis (1/9/2022).
Menurutnya, terkendalinya kasus Covid-19 di Jakarta tak lepas dari kerja kolosal dan kolaborasi pentahenik berbagai pihak dalam penanganan Covid-19, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, institusi pendidikan, seganap kelembagaan masyarakat.
Baca juga: BIN DKI dan PPPAU DKI Jakarta Targetkan 1.000 Orang Vaksinasi Booster di Kampus Trilogi
Meski begitu, upaya percepatan penanganan Covid-19 harus terus dilakukan melalui pemberian vaksinasi dan protokol kesehatan.”Vaksinasi bukan menghilangkan tetapi meminimalkan risiko terdampak, kalaupun sakit tidak berat dan bisa sembuh,” tuturnya.
”Alhamdulillah DKI Jakarta mampumengendalikan, kasus Covid-19 terkendali meskipun sekali lagi belum hilang, kasusnya masih ada, untuk itu hanya ada dua yang bisa kita dorong percepatannya,” kata Kadinkes DKI Jakarta, Widyastuti, Kamis (1/9/2022).
Menurutnya, terkendalinya kasus Covid-19 di Jakarta tak lepas dari kerja kolosal dan kolaborasi pentahenik berbagai pihak dalam penanganan Covid-19, baik itu pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, institusi pendidikan, seganap kelembagaan masyarakat.
Baca juga: BIN DKI dan PPPAU DKI Jakarta Targetkan 1.000 Orang Vaksinasi Booster di Kampus Trilogi
Meski begitu, upaya percepatan penanganan Covid-19 harus terus dilakukan melalui pemberian vaksinasi dan protokol kesehatan.”Vaksinasi bukan menghilangkan tetapi meminimalkan risiko terdampak, kalaupun sakit tidak berat dan bisa sembuh,” tuturnya.
Lihat Juga :