15 Perubahan Nama Polda Metro Jaya, Komdak Masih Melekat hingga Sekarang
Senin, 29 Agustus 2022 - 10:31 WIB
loading...
A
A
A
Untuk itu, pada 6 Desember 1949 Kepala Kepolisian Negara membentuk Kepolisian Komisariat Jaya dan mengangkat Komisaris Basar Politik Tk I R Ating Natadikusuma sebagai kepala Kantor Komisariat Jaya, yang berkantor di Jalan Medan Barat.
Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah lahirnya Kepolisian Daerah Jakarta Raya dan sekitarnya. Pada saat itu sebagian besar staf Kepolisian Jakarta masih diisi Belanda, sehingga praktis Kepala Kantor Kepolisian Komisariat Jaya belum dapat berbuat banyak sesuai kebijakan Kepala Kepolisian Negara.
Selanjutnya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Jakarta menjelang penyerahan kedaulatan, Kepolisian Jakarta diperkuat tiga Kompi Brimob, masing-masing dari Kepolisian Kota Surabaya, Kepolisian Jawa Tengah, dan Kepolisian Yogyakarta/Jawa Tengah.
Pada waktu itu, jenderal Polisi Soetjipto Danukusumo sebagai Komandan Mobile Brigade Kepolisian (MBK) turut serta mengantarkan satu kompi MBK. Mereka berangkat pada 15 Desember 1949 dari Surabaya ke Jakarta melalui Semarang.
Sejalan dengan perencanaan tata kota Jakarta, pada tahun 1963 saat Brigjen M Suhud menjabat Kepala Polisi Komisariat Jaya, kantor Polisi Komisariat Jakarta Raya pindah ke Jalan Jenderal Sudirman Nomor 45, Jakarta Selatan. Kepindahannya dilakukan bertahap. Awalnya, kantornya adalah bangunan berlantai dua yang menghadap ke lapangan Sabhara yang bangunannya masih berdiri hingga kini.
Pada tahun 1967 terjadi penggantian Pangdak dari Irjen Polisi Soebroto Brotodirdjo SH kepada Mayjen Polisi Soekahar. Pergantian pucuk pimpinan itu membuat kembali perubahan nama menjadi Komando Daerah Kepolisian Metro Jaya (Komdak Metro Jaya). Hal ini ni dilakukan setelah Gubernur Ali Sadikin menyatakan Kota Jakarta sebagai kota metropolitan. Nama Komdak hingga kini masih melekat dan sering disebut masyarakat ketika hendak ke kawasan Polda Metro Jaya.
Selanjutnya nama Komdak Metro Jaya berubah lagi menjadi Kodak Metro Jaya. Pada saat Mayjen Pol Widodo Budidarmo menjabat Kadapol Metro Jaya tahun 1970, nama Komdak Metro Jaya berubah lagi menjadi Daerah Kepolisian Metro Jaya sampai tahun 1979.
Tahun 1980 Daerah Kepolisian Metro Jaya berubah kembali menjadi Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya). Saat ini namanya menjadi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya.
Berikut 15 perubahan nama Polda Metro Jaya dari awal berdiri hingga sekarang:
1. Hoofdbureau Van Politie Batavia
2. Jakarta Tokubetsu Shi Keisatsu Sho
3. Djawatan Kepolisian Djakarta
4. Kantor Besar Polisi Djakarta
5. Kantor Polisi Komisariat Djakarta Raya
6. Kapekom Djakarta Raya
7. Komando Daerah Kepolisian VII Djakarta Raya
8. Komando Daerah Kepolisian Metro Djakarta Raya/Komdak
9. Kodak Metro Djaya
10. Daerah Kepolisian Metro Djakarta Raya
11. Daerah Kepolisian Metropolitan Jakarta Raya
12. Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Sekitarnya
13. Kepolisian Daerah Metro Jaya
14. Polda Metropolitan Jakarta Raya dan Sekitarnya
15. Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya
Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah lahirnya Kepolisian Daerah Jakarta Raya dan sekitarnya. Pada saat itu sebagian besar staf Kepolisian Jakarta masih diisi Belanda, sehingga praktis Kepala Kantor Kepolisian Komisariat Jaya belum dapat berbuat banyak sesuai kebijakan Kepala Kepolisian Negara.
Selanjutnya, untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Jakarta menjelang penyerahan kedaulatan, Kepolisian Jakarta diperkuat tiga Kompi Brimob, masing-masing dari Kepolisian Kota Surabaya, Kepolisian Jawa Tengah, dan Kepolisian Yogyakarta/Jawa Tengah.
Pada waktu itu, jenderal Polisi Soetjipto Danukusumo sebagai Komandan Mobile Brigade Kepolisian (MBK) turut serta mengantarkan satu kompi MBK. Mereka berangkat pada 15 Desember 1949 dari Surabaya ke Jakarta melalui Semarang.
Sejalan dengan perencanaan tata kota Jakarta, pada tahun 1963 saat Brigjen M Suhud menjabat Kepala Polisi Komisariat Jaya, kantor Polisi Komisariat Jakarta Raya pindah ke Jalan Jenderal Sudirman Nomor 45, Jakarta Selatan. Kepindahannya dilakukan bertahap. Awalnya, kantornya adalah bangunan berlantai dua yang menghadap ke lapangan Sabhara yang bangunannya masih berdiri hingga kini.
Pada tahun 1967 terjadi penggantian Pangdak dari Irjen Polisi Soebroto Brotodirdjo SH kepada Mayjen Polisi Soekahar. Pergantian pucuk pimpinan itu membuat kembali perubahan nama menjadi Komando Daerah Kepolisian Metro Jaya (Komdak Metro Jaya). Hal ini ni dilakukan setelah Gubernur Ali Sadikin menyatakan Kota Jakarta sebagai kota metropolitan. Nama Komdak hingga kini masih melekat dan sering disebut masyarakat ketika hendak ke kawasan Polda Metro Jaya.
Selanjutnya nama Komdak Metro Jaya berubah lagi menjadi Kodak Metro Jaya. Pada saat Mayjen Pol Widodo Budidarmo menjabat Kadapol Metro Jaya tahun 1970, nama Komdak Metro Jaya berubah lagi menjadi Daerah Kepolisian Metro Jaya sampai tahun 1979.
Tahun 1980 Daerah Kepolisian Metro Jaya berubah kembali menjadi Kepolisian Daerah Metro Jaya (Polda Metro Jaya). Saat ini namanya menjadi Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya.
Berikut 15 perubahan nama Polda Metro Jaya dari awal berdiri hingga sekarang:
1. Hoofdbureau Van Politie Batavia
2. Jakarta Tokubetsu Shi Keisatsu Sho
3. Djawatan Kepolisian Djakarta
4. Kantor Besar Polisi Djakarta
5. Kantor Polisi Komisariat Djakarta Raya
6. Kapekom Djakarta Raya
7. Komando Daerah Kepolisian VII Djakarta Raya
8. Komando Daerah Kepolisian Metro Djakarta Raya/Komdak
9. Kodak Metro Djaya
10. Daerah Kepolisian Metro Djakarta Raya
11. Daerah Kepolisian Metropolitan Jakarta Raya
12. Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dan Sekitarnya
13. Kepolisian Daerah Metro Jaya
14. Polda Metropolitan Jakarta Raya dan Sekitarnya
15. Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya
(thm)
Lihat Juga :