Ditanya Mahasiswa soal Keinginan Jadi Pemimpin Masa Depan, Ini Respons Ganjar
Jum'at, 26 Agustus 2022 - 16:43 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat tanya jawab dengan mahasiswa UIN Salatiga, Jumat (26/8/2022). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
SALATIGA - Menjadi seorang pemimpin yang baik itu tidak dilihat dari keinginannya, tetapi dari konsistensi menjaga amanah dan melayani masyarakat. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjawab pertanyaan dari seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Jumat (26/8/2022).
Awalnya seorang mahasiswi baru asal Blora, Lira Siswara Nursanda (18) mendapatkan kesempatan untuk bertanya kepada orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Momennya saat Ganjar menjadi pemateri dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga.
"Seperti kata Pak Rektor tadi, kalau Bapak (Ganjar) ke depannya terpilih menjadi pemimpin yang lebih tinggi lagi, apa yang memotivasi Bapak sehingga mempunyai keinginan menjadi pimpinan yang lebih tinggi?" tanya mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah itu kepada Ganjar. Baca juga: Komunitas Nelayan di Makassar Serukan Ganjar Presiden 2024
Pertanyaan dari Lira itu langsung disambut dengan gemuruh sorakan dan tepuk tangan dari mahasiswa lainnya. Ganjar yang mendengar pertanyaan itu awalnya enggan menjawab.
"Yang bilang keinginan kan Pak Rektor. Kok malah bicara politik ini lho. Nggak, nggak mau jawab aku, pertanyaan yang lain," kata Ganjar menanggapi pertanyaan dari Lira.
Namun Lira dengan gigih menunggu jawaban meskipun Ganjar meminta agar dia memberikan pertanyaan lain. Kegigihan Lira itu akhirnya membuat Ganjar memberikan penjelasan terkait pertanyaan itu. "Jabatan, pangkat, jangan dikejar-kejar. Itu amanah," jelas Ganjar.
Politisi PDI Perjuangan itu kemudian menceritakan bahwa sebelum menjadi gubernur Jawa Tengah, dia lebih dulu menjadi anggota DPR. Setidaknya ia menjadi anggota DPR dua periode hingga akhirnya di tengah periode kedua ditunjuk maju Pilgub Jawa Tengah pada 2013 silam.
Awalnya seorang mahasiswi baru asal Blora, Lira Siswara Nursanda (18) mendapatkan kesempatan untuk bertanya kepada orang nomor satu di Jawa Tengah itu. Momennya saat Ganjar menjadi pemateri dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Salatiga.
"Seperti kata Pak Rektor tadi, kalau Bapak (Ganjar) ke depannya terpilih menjadi pemimpin yang lebih tinggi lagi, apa yang memotivasi Bapak sehingga mempunyai keinginan menjadi pimpinan yang lebih tinggi?" tanya mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah itu kepada Ganjar. Baca juga: Komunitas Nelayan di Makassar Serukan Ganjar Presiden 2024
Pertanyaan dari Lira itu langsung disambut dengan gemuruh sorakan dan tepuk tangan dari mahasiswa lainnya. Ganjar yang mendengar pertanyaan itu awalnya enggan menjawab.
"Yang bilang keinginan kan Pak Rektor. Kok malah bicara politik ini lho. Nggak, nggak mau jawab aku, pertanyaan yang lain," kata Ganjar menanggapi pertanyaan dari Lira.
Namun Lira dengan gigih menunggu jawaban meskipun Ganjar meminta agar dia memberikan pertanyaan lain. Kegigihan Lira itu akhirnya membuat Ganjar memberikan penjelasan terkait pertanyaan itu. "Jabatan, pangkat, jangan dikejar-kejar. Itu amanah," jelas Ganjar.
Politisi PDI Perjuangan itu kemudian menceritakan bahwa sebelum menjadi gubernur Jawa Tengah, dia lebih dulu menjadi anggota DPR. Setidaknya ia menjadi anggota DPR dua periode hingga akhirnya di tengah periode kedua ditunjuk maju Pilgub Jawa Tengah pada 2013 silam.
Lihat Juga :