Wabup Luwu Utara Sebut BPS Bantu Pemerintah Ambil Kebijakan
Senin, 22 Agustus 2022 - 19:08 WIB
loading...
Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur. Foto: Protokoler Pemkab Luwu Utara
A
A
A
LUWU UTARA - Kehadiran Badan Pusat Statistik (BPS) di Kabupaten Luwu Utara sangat membantu pemerintah dalam mengambil kebijakan.
Hal tersebut diungkap Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur menghadiri Sosialisasi Pendataan Registrasi BPS Luwu Utara tahun 2022, di Halaman Kantor BPS Luwu Utara, Senin (22/8/2022).
Baca juga:Pembalap di Road Race IMI Sulsel Kecelakaan, Sempat Hantam Penonton
Kegiatan juga dirangkaikan dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Kawasan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Kehadiran BPS salah satu lembaga yang membantu kami di pemerintahan untuk mengambil kebijakan, sudah menjadi falsafah membangun tanpa data itu mahal dan kita harus berasumsi dan berfondasi pada semua kebijakan berdasarkan data," kata dia.
Suaib melanjutkan, terkait dengan data inilah BPS hadir, tidak ada instansi yang diakui atau instansi yang menjadi rujukan pemerintah selain BPS.
Baca juga:Pandemi Membaik, Kejurda Seri 3 Road Race IMI Sulsel 2022 Dimulai
"Terima kasih kepada BPS atas adanya rilis-rilis yang disampaikan oleh BPS, pemda tidak merasa ketinggalan terkait angka kemiskinan. Angka ini akan kami jadikan rujukan untuk mengintervensi sekaligus berusaha untuk keluar dari 3 besar kemiskinan disulsel," Jelasnya.
PR terbesar Pemkab Luwu Utara, kata Suaib, adalah mengentaskan kemiskinan, dan ini adalah starting poin menuju WBBM.
"Harapan kita kedepan kerja sama yang baik dan lebih erat lagi, apapun yang diberikan BPS menjadi referensi bagi kami, selamat semoga pencanangan ini tidak berhenti pada zona integritas tetapi kita harapkan betul-betul pada wilayah birokrasi yang bersih melayani dan pada ujungnya bagaimana melakukan pelayanan yang prima dengan sebaik-baiknya," harapnya.
Baca juga:Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Lutra Gelar Pesona Zumba Merah Putih
Sementara itu, Kepala BPS Luwu Utara, Ayub Parlin Ampulembang mengatakan, pihaknya dalam ini juga berupaya untuk memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.
"Pembangunan zona integritas di lingkungan BPS Kabupaten Luwu Utara, dimaksudkan untuk mendukung dan sebagai bentuk implementasi pelaksanaan reformasi birokrasi dilingkungan BPS Kabupaten Luwu Utara," tuturnya.
Hal tersebut diungkap Wakil Bupati Luwu Utara, Suaib Mansur menghadiri Sosialisasi Pendataan Registrasi BPS Luwu Utara tahun 2022, di Halaman Kantor BPS Luwu Utara, Senin (22/8/2022).
Baca juga:Pembalap di Road Race IMI Sulsel Kecelakaan, Sempat Hantam Penonton
Kegiatan juga dirangkaikan dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju Kawasan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
"Kehadiran BPS salah satu lembaga yang membantu kami di pemerintahan untuk mengambil kebijakan, sudah menjadi falsafah membangun tanpa data itu mahal dan kita harus berasumsi dan berfondasi pada semua kebijakan berdasarkan data," kata dia.
Suaib melanjutkan, terkait dengan data inilah BPS hadir, tidak ada instansi yang diakui atau instansi yang menjadi rujukan pemerintah selain BPS.
Baca juga:Pandemi Membaik, Kejurda Seri 3 Road Race IMI Sulsel 2022 Dimulai
"Terima kasih kepada BPS atas adanya rilis-rilis yang disampaikan oleh BPS, pemda tidak merasa ketinggalan terkait angka kemiskinan. Angka ini akan kami jadikan rujukan untuk mengintervensi sekaligus berusaha untuk keluar dari 3 besar kemiskinan disulsel," Jelasnya.
PR terbesar Pemkab Luwu Utara, kata Suaib, adalah mengentaskan kemiskinan, dan ini adalah starting poin menuju WBBM.
"Harapan kita kedepan kerja sama yang baik dan lebih erat lagi, apapun yang diberikan BPS menjadi referensi bagi kami, selamat semoga pencanangan ini tidak berhenti pada zona integritas tetapi kita harapkan betul-betul pada wilayah birokrasi yang bersih melayani dan pada ujungnya bagaimana melakukan pelayanan yang prima dengan sebaik-baiknya," harapnya.
Baca juga:Meriahkan HUT Kemerdekaan RI, Pemkab Lutra Gelar Pesona Zumba Merah Putih
Sementara itu, Kepala BPS Luwu Utara, Ayub Parlin Ampulembang mengatakan, pihaknya dalam ini juga berupaya untuk memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.
"Pembangunan zona integritas di lingkungan BPS Kabupaten Luwu Utara, dimaksudkan untuk mendukung dan sebagai bentuk implementasi pelaksanaan reformasi birokrasi dilingkungan BPS Kabupaten Luwu Utara," tuturnya.
(luq)
Lihat Juga :