Produk UMKM dan IKM Luwu Timur Didorong Ikut Expo 2022
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 19:45 WIB
loading...
Produk UMKM dan IKM di Luwu Timur didorong untuk mengikuti Expo UMKM. Foto: Istimewa
A
A
A
LUWU TIMUR - Produk hasil olahan UMKM dan IKM dari masing-masing kecamatan/desa di Kabupaten Luwu Timur, diharap bisa diperkenalkan pada Expo yang digelar hingga 23 Agustus mendatang.
“Saya yakin banyak pelaku-pelaku usaha, dan UMKM IKM yang kita miliki dan hal itulah yang harus diperlihatkan kepada masyarakat bahwa inilah produksi kami,” kata Ketua TP PKK Lutim, Sufriaty Budiman saat memimpin rapat bulanan TP PKK - DWP Lutim, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Masrah Bahri Suli, beserta Ketua DWP Unit Bapelitbangda, Haslinda.
Baca Juga: Pemkab Luwu Timur Berencana Bangun Islamic Center
Hadir pada kesempatan ini antara lain ; para pengurus TP PKK Lutim, para pengurus DWP Lutim, dan para pengurus TP PKK dan DWP Kecamatan se-Lutim.
Selain itu, Ia juga meminta kepada desa di Parumpanai untuk segera melakukan penyuluhan terkait pemberian imunisasi terhadap anak usia 12 bulan secara keseluruhan hingga semua target bisa terpenuhi.
“Ini bukan hal yang berbahaya tetapi ini untuk mencegah penyakit seperti campak, bakteri, hepatitis B, rubella, fenomonia. Jadi kita hanya perlu melakukan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat mau melakukan imunisasi,” tambahnya.
Terakhir, Sufriaty menekankan, agar para TP PKK kecamatan se-Lutim selalu melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang mempunyai anak dengan kategori stunting. Selain itu, juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat. Maka dari itu, tidak ada lagi anak yang lahir stunting.
“Saya yakin banyak pelaku-pelaku usaha, dan UMKM IKM yang kita miliki dan hal itulah yang harus diperlihatkan kepada masyarakat bahwa inilah produksi kami,” kata Ketua TP PKK Lutim, Sufriaty Budiman saat memimpin rapat bulanan TP PKK - DWP Lutim, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Masrah Bahri Suli, beserta Ketua DWP Unit Bapelitbangda, Haslinda.
Baca Juga: Pemkab Luwu Timur Berencana Bangun Islamic Center
Hadir pada kesempatan ini antara lain ; para pengurus TP PKK Lutim, para pengurus DWP Lutim, dan para pengurus TP PKK dan DWP Kecamatan se-Lutim.
Selain itu, Ia juga meminta kepada desa di Parumpanai untuk segera melakukan penyuluhan terkait pemberian imunisasi terhadap anak usia 12 bulan secara keseluruhan hingga semua target bisa terpenuhi.
“Ini bukan hal yang berbahaya tetapi ini untuk mencegah penyakit seperti campak, bakteri, hepatitis B, rubella, fenomonia. Jadi kita hanya perlu melakukan edukasi kepada masyarakat, sehingga masyarakat mau melakukan imunisasi,” tambahnya.
Terakhir, Sufriaty menekankan, agar para TP PKK kecamatan se-Lutim selalu melakukan pemantauan terhadap masyarakat yang mempunyai anak dengan kategori stunting. Selain itu, juga diperlukan sosialisasi kepada masyarakat. Maka dari itu, tidak ada lagi anak yang lahir stunting.
Lihat Juga :