Presiden Jokowi Pastikan 7 PMA Investasi di Kawasan Industri Terpadu Batang

Selasa, 30 Juni 2020 - 16:29 WIB
loading...
Presiden Jokowi Pastikan...
Presiden Jokowi didampingi para menteri dan Bupati Batang Wihaji tinjau Kawasan Insuatri Terpadu Batang di PTPN 9 Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih, Selasa (30/6/2020). FOTO : Istimewa
A A A
BATANG -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan 7 Penanam Modal Asing (PMA) investasi di kawasan terpadu Batang yang berada di Desa Kedawung Kecamatan Banyuputih."Saya senang hari ini sudah ada yang masuk dan 17 Perusahaan memiliki komitmen besar hingga 60 persen," kata Joko Widodo, saat meninjau Kawasan Industri Batang, Selasa (30/6/2020).

Ia pun meminta para Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPN) untuk terus dikejar perusahaan asing seperti China, Korea, Taiwan, Jepang dan Amerika yang akan mereolokasi perusahaanya ke Indonesia.

Bagi perusahaan asing yang belum memili lahan tanah, bisa menggunakan tanah kawasan industri terpadu Batang."Kita sudah siapkan lahan 4.000 hektar di kawasan terpadu industri Batang tahap pertama disiapkan 450 hektar. Bagi perusahaan LG besok mau pindah silahkan masuk di Batang, perizinan diurus BKPN, gubernur dan bupati," pintanya.

Menurutnya, dibukanya kawasan industri terpadu di Batang untuk membuka lapangan pekerjaan sebanyak banyaknya bagi warga Indonesia."Kita tdak boleh kalah dengan negara lain, kita harus memberikan fasilitas dibutuhkan mereka, kalau negara lain memberikan harga tanah Rp1juta, kita harus dibawahnya yakni Rp500.000, kalau mereka izin satu bulan kita satu minggu selesai,"pungkasnya.

Sementara, Bupati Batang Wihaji menjelaskan, Pemkab telah menyiapkan tiga kawasan industri yang memiliki keunggulan dari segi energi listrik, tenaga kerja yang kompetitif dan akses jalan penghubung nasional jalan diantaranya jalan pantura dan jalan tol, sumber air, dan yang jelas sangat pro investasi dibidang perijinan."Pemkab sudah siapkan tiga kawasan industri yang sama - sama strategis, yaitu kawasan industri Kenconorejo Tulis, Sawangan Gringsing dan Banaran Banyuputih," ujar Wihaji.

Bupati menjelaskan, lokasi kawasan industri terpadu Batang masuk kawasan PTPN 9 yang tidak perlu pembebasan tanah, sehingga investor yang datang di Batang sangat menguntungkan."Investor yang datang di Batang seperti datang bawa KTP, pulang bawa motor artinya sangat mudah tidak ribet dan menguntungkan," pungkasnya.

(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
KPK Belum Menahan Eks...
KPK Belum Menahan Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono usai Pemeriksaan, Ini Alasannya
Khotbah Jumat : Ada...
Khotbah Jumat : Ada Apa dengan Hari Asyura?
Bukan Sekadar Batasi...
Bukan Sekadar Batasi Screen Time, Nova Nayla Bagikan Cara Bijak Mindful Parenting
Berita Terkini
KPK Ungkap Biro Jasa...
KPK Ungkap Biro Jasa Harus Setor Rp100 Ribu hingga Rp2,5 Juta untuk Pengurusan Izin Tinggal WNA di Bali
Viral Kabar Ganjil Genap...
Viral Kabar Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Polda Metro Jaya Angkat Bicara
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved