Wagub Ariza: Tidak Semua Kegiatan Bisa Dilakukan di Sirkuit Formula E
Jum'at, 19 Agustus 2022 - 18:08 WIB
loading...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan tidak semua kegiatan bisa dilakukan di Sirkuit Formula E, Ancol. Foto: MNC Portal Indonesia/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria buka suara terkait desas-desus sirkuit Formula E , Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) di Ancol, Jakarta Utara, yang akan dihelat sebagai sirkuit ajang balap motor.Dia mengatakan, tidak semua kegiatan bisa dilakukan di sirkuit tersebut.
"Sirkuit Formula E itu kemarin memang dibuat permanen, tentu dapat dibuat kegiatan lainnya yang sesuai peruntukannya. Jadi, Formula E ke depan bisa di situ, kegiatan seperti Jakarnaval bisa. Mungkin kalau ada acara lari juga bisa," ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/8/2022). Baca juga: Jakarnaval Digelar di Sirkuit Ancol, Begini Komentar Pengunjung
Kendati demikian, Ariza menuturkan, berbagai kegiatan boleh menggunakan sirkuit Formula E selama tidak berdampak pada konstruksi aspal dan sarana lainnya di sirkuit tersebut.
Sehingga, lanjut Ariza, kegiatan seperti balapan motor tidak bisa digelar di sirkuit yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan lumpur tersebut.
"Tidak semua kegiatan bisa dilaksanakan di sirkuit tersebut. Umpamanya, kegiatan balap motor tidak bisa di situ, itu berbahaya. Kecuali sekadar trek lurus, mungkin bisa dimungkinkan. Jadi, ada aturan yang harus dipahami," katanya.
"Sirkuit Formula E itu kemarin memang dibuat permanen, tentu dapat dibuat kegiatan lainnya yang sesuai peruntukannya. Jadi, Formula E ke depan bisa di situ, kegiatan seperti Jakarnaval bisa. Mungkin kalau ada acara lari juga bisa," ujar Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (19/8/2022). Baca juga: Jakarnaval Digelar di Sirkuit Ancol, Begini Komentar Pengunjung
Kendati demikian, Ariza menuturkan, berbagai kegiatan boleh menggunakan sirkuit Formula E selama tidak berdampak pada konstruksi aspal dan sarana lainnya di sirkuit tersebut.
Sehingga, lanjut Ariza, kegiatan seperti balapan motor tidak bisa digelar di sirkuit yang sebelumnya merupakan tempat pembuangan lumpur tersebut.
"Tidak semua kegiatan bisa dilaksanakan di sirkuit tersebut. Umpamanya, kegiatan balap motor tidak bisa di situ, itu berbahaya. Kecuali sekadar trek lurus, mungkin bisa dimungkinkan. Jadi, ada aturan yang harus dipahami," katanya.
Lihat Juga :