Masuk Indonesia via Malaysia, 3 Pebisnis asal Pakistan Gunakan Visa Palsu
Kamis, 18 Agustus 2022 - 17:48 WIB
loading...
Sebanyak tiga orang WNA berkebangsaan Pakistan diamankan pihak Imigrasi Soetta, Tangerang, karena kedapatan menggunakan visa palsu.Foto/MPI/Isty Maulida
A
A
A
TANGERANG - Sebanyak tiga orang warga negara asing berkebangsaan Pakistan diamankan pihak Imigrasi Soekarno-Hatta (Soetta) karena kedapatan menggunakan visa palsu. Ketiganya melakukan perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Jakarta pada 15 Agustus 2022 lalu dengan dua pesawat berbeda.
"Pada saat yang bersangkutan tiba dan dilakukan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, petugas menemukan bahwa visa C314 (investor) yang dipergunakan oleh OB dan SZ tidak tercatat dalam sistem penerbitan visa Direktorat Jenderal Imigrasi," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto, pada Kamis (18/8/2022).
Adapun visa yang dimiliki oleh AMK tercatat dalam sistem penerbitan visa. Namun nama yang tercatat bukan milik AMK melainkan orang lain berinisial ANU.
Petugas pun curiga karena visa yang dipegang oleh AMK dengan yang tercatat dalam sistem berbeda pemilik. Baca: Eks Dubes RI Ungkap 9 Kejanggalan Visa Palsu 46 Calhaj Furoda yang Dideportasi
"Hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa ketiga pelaku tersebut saling mengenal. Mereka bekerja di dua perusahaan yang berbeda, dan kedua perusahaan ini memiliki kerja sama dalam ekspor minyak sawit dari Malaysia ke Afghanistan," ujar Tito.
"Pada saat yang bersangkutan tiba dan dilakukan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi, petugas menemukan bahwa visa C314 (investor) yang dipergunakan oleh OB dan SZ tidak tercatat dalam sistem penerbitan visa Direktorat Jenderal Imigrasi," ungkap Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto, pada Kamis (18/8/2022).
Adapun visa yang dimiliki oleh AMK tercatat dalam sistem penerbitan visa. Namun nama yang tercatat bukan milik AMK melainkan orang lain berinisial ANU.
Petugas pun curiga karena visa yang dipegang oleh AMK dengan yang tercatat dalam sistem berbeda pemilik. Baca: Eks Dubes RI Ungkap 9 Kejanggalan Visa Palsu 46 Calhaj Furoda yang Dideportasi
"Hasil penyelidikan sementara diketahui bahwa ketiga pelaku tersebut saling mengenal. Mereka bekerja di dua perusahaan yang berbeda, dan kedua perusahaan ini memiliki kerja sama dalam ekspor minyak sawit dari Malaysia ke Afghanistan," ujar Tito.
Lihat Juga :