alexametrics

DPRD Salatiga Minta Eksekutif Pemkotn Uji Publik Terbatas Perwali COVID-19

loading...
DPRD Salatiga Minta Eksekutif Pemkotn Uji Publik Terbatas Perwali COVID-19
Suasana Kantor DPRD Kota Salatiga. Foto/Angga Rosa
A+ A-
SALATIGA - DPRD Kota Salatiga meminta eksekutif untuk melakukan uji publik terbatas Peraturan Wali Kota (perwali) terkait protokol kesehatan virus Corona (COVID-19) sebelum ditetapkan. Ini untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait perwali tersebut.

Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengatakan, Perwali protokol kesehatan COVID-19 akan mulai diberlakukan pada awal Juli 2020. “Nah, sebelum Perwali penerapan protokol kesehatan, pencegahan, dan pengendalian COVID-19 diterbitkan supaya ada uji publik secara terbatas terlebih dahulu," katanya, Selasa (30/6/2020)

Menurut Dance, uji publik secara terbatas tersebut penting agar nantinya muncul partisipasi masyarakat untuk mengawal Perwali di tengah masyarakat. Lebih jauh Dance mengatakan, karena kasus transmisi virus Corona di Salatiga yang sudah bersifat lokal peran serta elemen masyarakat menjadi tulang punggung. Selebihnya, imunitas setiap individu melawan virus sebagai benteng terakhir.



"Apabila masyarakat bisa menjaga imunitas, perwali itu akan positif. Jika imunitas menurun, akan menjadi masalah baru. Maka, selain mendorong penerapan protokol lewat Perwali adanya partisipasi warga menjadi kunci," ujarnya. (Baca: Tren Harian Pemeriksaan PCR di Jateng Berjumlah 2.366 Spesimen )

Menurutnya, stimulus lain agar memunculkan partisipasi masyarakat setiap dinas terkait sebaiknya menyiapkan program-program yang mendukung kultur imuno kompeten. Konsep imuno kompeten tidak berbeda dengan teori head imunity. Sehingga, kegiatan yang mengarah edukasi, rekreasi, hiburan dan hal lain untuk meningkatkan imunitas seseorang penting digalakkan.

"Jadi karena wabah sudah transmisi lokal siapa yang terpapar tidak tahu kecuali digenjot rapid test massal. Dan kapan waktunya yang belum terkena hanyalah menunggu waktu saja," ucapnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak